BPBD Jepara: Warga Butuh Logistik Makanan dan Minuman

  • 11 Jan 2026 02:42 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jepara: Banjir bandang menerjang Desa Sumberrejo, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Akibat bencana tersebut, ratusan rumah warga terdampak dan aktivitas masyarakat lumpuh.

Banjir bandang ini, terjadi akibat meluapnya Sungai Tempuran setelah wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Peristiwa ini, dilaporkan terjadi sebanyak dua kali sejak Kamis (8/1/2026) hingga Sabtu (10/1/2026).

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Jepara, Arwin Noor Isdiyanto mengatakan, kebutuhan paling mendesak bagi warga terdampak adalah logistik. Yaitu, bantuan logistik seperti makanan dan minuman.

“Kebutuhan darurat saat ini adalah logistik makanan dan minuman. Karena sebagian besar warga tidak bisa memasak akibat perabot rumah tangga mereka terendam air,” ujar Arwin, di Jepara, Jawa Tengah, Sabtu (10/1/2026).

BPBD Jepara bersama unsur terkait, kata Arwin, masih mendata dampak banjir serta menyalurkan bantuan awal kepada warga terdampak. Arwin mengimbau, masyarakat waspada mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi masih dapat terjadi di wilayah tersebut.

"Berdasarkan pendataan sementara BPBD Kabupaten Jepara, wilayah terdampak meliputi Dukuh Tempur dan Dukuh Pendem. Kondisi air saat ini telah surut," ucap Arwin.

Di Dukuh Tempur, ia mengungkapkan, banjir merendam rumah warga di RW 1 RT 1. Dengan rincian, sebanyak 11 keluarga dengan 31 jiwa, RW 1 RT 2 sebanyak 51 keluarga dengan 128 jiwa.

"Kemudian, RW 1 RT 3 sebanyak 33 kepala keluarga dengan 91 jiwa. Serta RW 2 RT 1 sebanyak sembilan keluarga dengan 16 jiwa," kata Arwin.

Sementara, di Dukuh Pendem, banjir berdampak pada RW 2 RT 2 sebanyak enam keluarga dengan 14 jiwa. Lalu, RW 2 RT 3 sebanyak 18 keluarga dengan 55 jiwa.

Serta wilayah bantaran sungai bawah RT 1 RW 3 sebanyak empat keluarga dengan sekitar 40 jiwa. Sebagai upaya penanganan darurat, sejak Sabtu (10/1/2026), anggota PKK bersama kader Desa Sumberrejo membuka dapur umum.

Dapur umum tersebut menyiapkan sekitar 200 nasi bungkus untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak. BPBD Kabupaten Jepara mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....