Kecamatan Sukatani Juara Umum MTQH Kabupaten Bekasi

  • 21 Nov 2025 21:53 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Kabupaten Bekasi: Kecamatan Sukatani berhasil menyabet gelar juara umum dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadits (MTQH) Tingkat Kabupaten Bekasi 2025. Mereka berhasil meraup 280 poin tertinggi dibandingkan Kecamatan lain di Kabupaten Bekasi.

Camat Sukatani, Agus Dahlan, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian tersebut. Ia mengatakan, keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras, kekompakan, dan dedikasi seluruh kafilah beserta para pembina.

“Alhamdulillah, Sukatani tahun ini kembali menorehkan sejarah manis dengan meraih juara umum. Ini bukti bahwa pembinaan Alquran di Sukatani tidak pernah berhenti," katanya, saat menghadiri penutupan MTQH Kabupaten Bekasi di Komplek Pemkab Bekasi, Jumat (21/11/2025).

Ia menegaskan bahwa prestasi ini memberikan energi positif bagi Kecamatan Sukatani untuk terus berbenah. Serta meningkatkan kualitas pembinaan dari berbagai cabang, baik tilawah, tahfidz, tafsir, syarhil, hingga hadits.

“Keberhasilan ini bukan hanya tentang piala dan nilai 280 poin, tetapi tentang komitmen jangka panjang. Sukatani ingin melahirkan generasi qurani yang unggul, berakhlak, dan kompetitif di level kabupaten, provinsi, hingga nasional,” katanya.

Ia mengatakan, persiapan menuju MTQH tahun ini dilakukan lebih matang. Para peserta mendapatkan pembinaan rutin, evaluasi berkala, serta pendampingan dari para pengajar berpengalaman.

Pihaknya juga memberi apresiasi kepada para tokoh agama, pesantren dan majelis taklim. Serta seluruh elemen masyarakat yang selama ini aktif membina para generasi muda melalui kegiatan-kegiatan keagamaan.

“Prestasi ini adalah milik seluruh masyarakat Sukatani. Tanpa dukungan para kiai, ustaz, tokoh masyarakat, dan keluarga para peserta, Sukatani tidak akan bisa berdiri sebagai juara umum,” ujarnya.

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Ida Farida, menegaskan bahwa MTQH bukan sekadar kompetisi. Namun juga sarana memperkuat kecintaan umat terhadap Alquran dan Hadits serta membangun karakter masyarakat yang berakhlak mulia.

"Yang terpenting adalah keberlanjutan, bagaimana nilai-nilai Qurani benar-benar hidup dalam setiap rumah warga Muslim. Terangi rumah kita dengan sholat dan membaca Alquran, jadikan Alquran sebagai hudan linnas petunjuk bagi kehidupan kita,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....