Timsel Harus Selidiki Rekam Jejak Calon Komisioner Bawaslu
- 13 Des 2022 10:03 WIB
- Pontianak
KBRN, Pontianak: Presidium Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) Kalbar Umi Rifdiawati, berharap seleksi calon Komisioner Bawaslu Provinsi Kalbar berjalan terbuka. Integritas, menjadi harga mati bagi siapapun yang ingin bergabung di lembaga pengawas pemilu tersebut.
"Yang pentingkan bisa transparan dan akuntabel. Krena dalam proses seleksi penyelenggaraan pemilu ini, tentu masyarakat berharap proses ini bisa dilakukan secara transparan," katanya, Selasa (13/12/2022).
Selain itu, Umi juga memberikan perhatian khusus pada tim seleksi (Timsel) calon komisioner Bawaslu. Menurutnya, bukan hanya terbuka dari sisi melibatkan masyarakat, namun Timsel, juga harus melakukan tracking terhadap orang-orang yang sudah mendaftar dan mengikuti tahapan seleksi.
"Iya, meminta tanggapan masyarakat itu salah satunya. Selain itu, tentu saja timsel juga harus memastikan rekam jejak, dari mereka yang mendaftar dan mengikuti seleksi. Misalnya dengan menelisik, membuka atau menelusuri, jangan sampai nanti setelah ditetapkan, ada orang yang ikut seleksi dan dia ternyata terdaftar atau masuk namanya dalam sistem informasi partai politik," jelasnya.
Tidak hanya itu, keterwakilan perempuan dan kemampuan sumber daya manusia khusunya yang akan bertugas menjadi pengawas pemilu juga ditekankan Umi. Karena pada pemilu kali ini, harus ada hal inovatif yang dibuat untuk memaksimalkan kerja pengawasan.
"Tentu tidak hanya menunggu laporan ya, tetapi Bawaslu pada pemilu nanti harus pro aktif melakukan pengawasan di lapangan. Apalagi saat ini, Bawaslu secara organisasi lebih kuat untuk menjalankan fungsi pengawasan," tutupnya.
Untuk diketahui, jika saat ini, 84 orang calon Komisioner Bawaslu Provinsi Kalbar tengah mengikuti seleksi tes tertulis dengan sistem Computer Assisted Test (CAT). Tahapan ini adalah satu diantara penilaian yang dilakukan tim seleksi, untuk kemudian hasilnya diakumulasikan dengan tes kesehatan dan psikologi yang selanjutnya aka diserahkan ke Bawaslu RI.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....