Ini Lima Ragam Kue Lebaran Paling Populer di Indonesia
- 17 Mar 2026 14:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Perayaan Lebaran selalu identik dengan sajian kue kering yang beragam. Kehadirannya menjadi pelengkap momen silaturahmi bersama keluarga dan tamu.
Setiap rumah biasanya memiliki toples berisi kue khas yang sudah turun-temurun disajikan. Rasanya yang manis hingga gurih membuat suasana Lebaran semakin hangat.
Tak hanya sekadar camilan, kue-kue ini juga menjadi simbol kebersamaan. Berikut lima kue Lebaran paling populer yang hampir selalu ada.
1. Nastar
Nastar merupakan kue kering berisi selai nanas yang populer di Indonesia. Nama nastar berasal dari bahasa Belanda ananas dan taart yang berarti kue nanas.
Kue ini mulai dikenal sejak masa kolonial Belanda. Awalnya dibuat sebagai adaptasi dari pie buah Eropa, namun disesuaikan dengan bahan lokal seperti nanas.
Kue nastar dikenal dengan isian selai nanas yang manis dan sedikit asam. Teksturnya lembut di luar dengan rasa lumer saat digigit.
2. Kastengel
Kastengel adalah kue kering berbahan dasar keju dengan rasa gurih yang khas. Namanya berasal dari bahasa Belanda kaas (keju) dan stengel (batangan).
Kue ini juga merupakan warisan kuliner Belanda yang berkembang di Indonesia. Seiring waktu, kastengel menjadi sajian wajib saat Lebaran karena rasanya yang cocok untuk semua kalangan.
Kastengel memiliki cita rasa gurih dari keju yang dominan. Taburan keju di atasnya menambah aroma khas yang menggugah selera.
3. Putri Salju
Putri salju dikenal dengan balutan gula halus yang menyerupai salju. Kue ini memiliki tekstur lembut dan renyah serta langsung lumer saat dimakan.
Inspirasi kue ini berasal dari kue Eropa seperti snowball cookies. Di Indonesia, kue ini dimodifikasi dengan bentuk bulan sabit dan menjadi ikon Lebaran.
Rasa manis dari gula halus berpadu dengan adonan yang ringan membuat kue ini digemari berbagai kalangan. Tak heran, putri salju selalu jadi incaran saat Lebaran.
4. Lidah Kucing
Lidah kucing adalah kue tipis berbentuk panjang dengan tekstur renyah. Rasanya cenderung manis ringan dan mudah dinikmati oleh semua usia.
Kue ini terinspirasi dari biskuit Belanda bernama kattentongen. Nama tersebut kemudian diterjemahkan menjadi “lidah kucing” karena bentuknya yang menyerupai lidah.
Teksturnya yang tipis dan renyah membuat kue ini sering disajikan dalam jumlah banyak. Lidah kucing juga cocok dipadukan dengan teh atau kopi saat bersantai.
5. Kue Semprit
Kue semprit memiliki bentuk bunga yang cantik dengan rasa butter yang khas. Teksturnya renyah dan biasanya dihiasi selai atau cokelat di bagian tengah.
Kue ini diperkirakan berasal dari teknik pembuatan kue Eropa yang menggunakan alat semprot (cookie press). Di Indonesia, kue semprit berkembang menjadi salah satu kue Lebaran favorit.
Aroma butter yang harum dan tampilannya yang menarik membuat kue semprit disukai banyak orang. Kue ini juga sering menjadi pilihan untuk disajikan kepada tamu.
Kelima kue ini hampir selalu hadir di setiap perayaan Lebaran. Selain lezat, kue-kue tersebut juga mempererat momen kebersamaan saat Hari Raya.