Keutamaan Tarawih Malam Ke-23 Bulan Suci Ramadan
- 12 Mar 2026 16:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Umat Islam memasuki malam ke-23 Ramadan yang termasuk fase paling istimewa di penghujung bulan suci. Pada malam ini, salat tarawih diyakini memiliki keutamaan besar bagi mereka yang menunaikannya dengan ikhlas.
Melansir laman NU, keutamaan salat tarawih malam ke-23 dijelaskan dalam Kitab Durratun Nashihin. Pada malam ini, Allah SWT menjanjikan ganjaran berupa sebuah kota di surga.
Keutamaan Tarawih Malam Ke-23
Dalam Kitab Durratun Nashihin disebutkan keutamaan salat tarawih malam ke-23 Ramadan bagi umat Islam. Ganjaran itu diberikan kepada hamba yang tekun beribadah dengan keimanan dan keikhlasan.
وَفِى اللَّيْلَةِ الثَّالِثَةِ وَالْعِشْرِيْنَ بَنَى اللهُ لَهُ مَدِيْنَةً فِى الْجَنَّةِ
Artinya: Pada malam kedua puluh tiga Allah akan membangun sebuah kota di dalam surga untuknya. Makna kota di surga menggambarkan tempat tinggal megah yang penuh kenikmatan bagi hamba pilihan.
Keutamaan ini menunjukkan besarnya pahala ibadah pada malam-malam akhir Ramadan yang penuh keberkahan. Terlebih malam ke-23 termasuk malam ganjil yang diyakini dekat dengan Lailatul Qadar.
Malam Ganjil dan Lailatul Qadar
Sepuluh malam terakhir Ramadan dikenal sebagai puncak perjuangan ibadah bagi umat Islam. Pada fase ini, umat dianjurkan memperbanyak salat, zikir, doa, dan membaca Al-Qur’an.
Malam-malam ganjil pada sepuluh malam terakhir juga diyakini menjadi waktu mencari Lailatul Qadar. Malam tersebut disebut lebih baik daripada seribu bulan.