Ketahui Keutamaan Salat Tarawih di Malam Ke-22 Bulan Suci Ramadan

  • 11 Mar 2026 16:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Umat Islam memasuki malam ke-22 Ramadan yang menjadi waktu pelaksanaan salat tarawih malam ke-22. Malam ini diyakini memiliki keutamaan besar bagi mereka yang menunaikan ibadah tarawih.

Melansir NU Online, keutamaan tersebut dijelaskan dalam Kitab Durratun Nashihin karya Syekh Al-Khaubawi. Kitab tersebut memuat berbagai nasihat serta penjelasan mengenai keutamaan ibadah pada malam Ramadan.

Keutamaan Tarawih Malam Ke-22

Dalam kitab tersebut dijelaskan keutamaan salat tarawih pada malam ke-22 Ramadan. Orang yang melaksanakannya akan datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari kesusahan.

وَفِى اللَّيْلَةِ الثَّانِيَةِ وَالْعِشْرِيْنَ جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ آمِنًا مِنْ كُلِّ غَمٍّ وَهَمٍّ

Artinya, pada malam kedua puluh dua seseorang akan datang pada hari kiamat dalam keadaan aman. Ia terbebas dari segala kesedihan, kesusahan, dan kegelisahan.

Keselamatan dari rasa takut dan kesedihan merupakan salah satu janji Allah bagi orang beriman. Hal ini juga dijelaskan dalam Al-Qur’an Surah Yunus ayat 62.

اَلَآ اِنَّ اَوْلِيَاۤءَ اللّٰهِ لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُوْنَۚ ۝٦٢

alâ inna auliyâ'allâhi lâ khaufun ‘alaihim wa lâ hum yaḫzanûn

Artinya: "Ketahuilah bahwa sesungguhnya (bagi) para wali Allah itu tidak ada rasa takut yang menimpa mereka dan mereka pun tidak bersedih."

Dalam ayat tersebut Allah menjelaskan para wali Allah tidak merasakan ketakutan. Mereka juga tidak diliputi kesedihan pada hari akhir.

Ayat lain juga menegaskan orang yang istiqamah dalam keimanan akan memperoleh ketenangan. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam Surah Fussilat ayat 30.

اِنَّ الَّذِيْنَ قَالُوْا رَبُّنَا اللّٰهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوْا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ اَلَّا تَخَافُوْا وَلَا تَحْزَنُوْا وَاَبْشِرُوْا بِالْجَنَّةِ الَّتِيْ كُنْتُمْ تُوْعَدُوْنَ ۝٣٠i

Innalladzîna qâlû rabbunallâhu tsummastaqâmû tatanazzalu ‘alaihimul-malâ'ikatu allâ takhâfû wa lâ taḫzanû wa absyirû bil-jannatillatî kuntum tû‘adûn.

Artinya: Sesungguhnya orang-orang yang berkata, “Tuhan kami adalah Allah,” kemudian tetap (dalam pendiriannya), akan turun malaikat-malaikat kepada mereka (seraya berkata), “Janganlah kamu takut dan bersedih hati serta bergembiralah dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan kepadamu.”

Ayat tersebut menjelaskan malaikat akan memberi kabar gembira kepada orang beriman. Mereka tidak perlu merasa takut maupun bersedih.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....