Mengapa Malam Lailatul Qadar Dirahasiakan oleh Allah SWT? Begini Penjelasannya
- 11 Mar 2026 12:07 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Lailatul Qadar adalah salah satu malam mulia yang berlangsung pada Ramadan. Meski begitu, tidak ada yang tahu pasti kapan malam Lailatul Qadar datang.
Terkait momen istimewa ini disebutkan dalam surah Al Qadr ayat 3. Allah SWT berfirman,
لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ ٣
Artinya: "Lailatul Qadar itu lebih baik daripada seribu bulan."
Bahkan dalam sebuah hadits dikatakan segala dosa seseorang akan diampuni pada malam Lailatul Qadar. Lalu kemudian, dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:
مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Artinya: "Barang siapa yang beribadah pada malam Lailatul Qadar dengan iman dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR Bukhari)
Menurut kitab Taisirul-Allam Syarh Umdatul-Ahkam oleh Abdullah bin Abdurrahman Alu Bassam terjemahan Kathur Suhardi. Para ulama berbeda pendapat mengenai waktu malam Lailatul Qadar. Meski begitu, pendapat yang paling shahih adalah yang mengatakan Lailatul Qadar bertepatan dengan malam-malam ganjil. Yaitu pada 10 terakhir Ramadan sebagaimana hadits berikut.
"Carilah Lailatul Qadar di malam ganjil dari 10 malam terakhir di bulan Ramadan." (HR Bukhari)
Namun, tidak ada yang mengetahui secara pasti kapan malam Lailatul Qadar karena memang dirahasiakan oleh Allah SWT. Lantas mengapa demikian?
- Alasan Allah SWT Rahasiakan Malam Lailatul Qadar
Diterangkan dalam Hikmah at-Tasyri' wa Falsafatuhu oleh Syekh Ali Amhad al Jarjawi terjemahan Faisal Saleh dan lainnya, malam Lailatul Qadar dirahasiakan agar manusia memuliakan semua tahun. Hal tersebut berdasarkan pendapat yang mengatakan malam Lailatul Qadar ada di setiap tahun atau semua hari di Ramadan atau hanya di malam sepuluh terakhir saja.
Kemudian, dengan dirahasiakannya malam Lailatul Qadar maka muslim bisa terus berjuang mencari dan mengharapkan malam mulia itu. Artinya, mereka berjuang keras agar bisa meraih pahala orang-orang yang berjuang dalam beribadah.
Jika malam Lailatul Qadar telah ditentukan dan bukan rahasia, maka kaum muslimin hanya akan rajin beribadah pada malam itu saja. Karenanya, Lailatul Qadar dirahasiakan agar umat Islam berlomba-lomba meraihnya dan mengisi setiap malam Ramadan dengan amal saleh.
Selain itu dijelaskan dalam buku Rahasia Puasa Ramadhan karya Yasin T Al-Jibouri dan Mirza Javad Agha Maliki Tabrizi. Rasulullah SAW sempat mengetahui informasi kapan Lailatul Qadar dari Allah SWT. Namun, Allah SWT menarik kembali wahyu itu sehingga pengetahuan sang rasul jadi terbatas.
Ubadah bin Shamit RA berkata, "Rasulullah SAW mendatangi kami untuk menyampaikan informasi mengenai Lailatul Qadar. Namun tiba-tiba terdapat dua orang muslim yang berselisih. Beliau kemudian bersabda:
'Sesungguhnya aku mendatangi kalian untuk menyampaikan informasi tentang Lailatul Qadar. Tiba-tiba ada dua orang muslim saling memaki sehingga aku tidak tahu (hilang informasi)'." (HR Bukhari)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....