Amalan-Amalan yang Dianjurkan saat Itikaf
- 08 Mar 2026 13:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Itikaf merupakan salah satu ibadah sunnah yang dianjurkan terutama pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan. Ibadah ini dilakukan dengan berdiam diri di masjid untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui berbagai amalan.
Secara bahasa, itikaf berarti berdiam atau menetap di suatu tempat. Dalam istilah syariat, itikaf adalah berdiam diri di masjid dalam waktu tertentu dengan niat beribadah kepada Allah SWT.
Dalam praktiknya, itikaf tidak sekadar duduk atau berdiam diri di masjid. Umat Islam dianjurkan mengisi waktu tersebut dengan berbagai ibadah yang dapat meningkatkan kedekatan kepada Allah.
Salah satu amalan utama saat itikaf adalah memperbanyak membaca Al-Qur’an atau tadarus. Anda juga bisa mendengarkan murotal atau diselingi membaca kisah-kisah nabi dan rasul.
Selain itu, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak zikir dan doa selama menjalankan itikaf. Zikir dapat berupa istighfar, tahlil, tahmid, zikir pagi petang, atau bacaan-bacaan lainnya sesuai ketentuan Islam.
Amalan lain yang dianjurkan adalah melaksanakan salat sunnah. Maksimalkan salat rawatib ba'diyah dan qabliyah, termasuk salat malam atau qiyamul lail.
Itikaf juga menjadi waktu yang tepat untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri. Dengan suasana yang lebih tenang di masjid, seseorang dapat merenungkan amal perbuatannya dan memperbaiki diri.
Sebagian ulama juga menganjurkan memanfaatkan waktu i’tikaf untuk mempelajari ilmu agama. Kegiatan seperti mendengarkan kajian dapat menambah mengisi waktu sekaligus menambah ilmu.
Selama itikaf, umat Islam juga dianjurkan menjaga lisan dan menghindari perkataan yang tidak bermanfaat. Hal ini dilakukan agar ibadah tetap fokus pada upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT tanpa mengurangi esensi itikaf dan pahala yang didapat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....