Kementerian PU Pastikan Jalan Nasional Siap Layani Mudik Lebaran 2026
- 07 Mar 2026 10:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan kesiapan dalam menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Salah satunya melalui percepatan penanganan jalan rusak di sejumlah jalur utama mudik.
Direktur Jenderal Bina Marga Roy Rizali Anwar mengatakan pemerintah terus memastikan kondisi jalan nasional tetap mantap menjelang arus mudik Lebaran 2026. Upaya ini dilakukan agar perjalanan masyarakat selama mudik berlangsung aman, nyaman, serta lancar di berbagai jalur utama.
“Indonesia memiliki 47.603 kilometer jalan nasional non-tol dengan tingkat kemantapan mencapai 93,50 persen saat ini. Hal ini menunjukkan kesiapan infrastruktur jalan nasional dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran,” kata Roy Rizali Anwar saat memberikan sambutan dalam Media Gathering di kantor Kementerian PU, Jakarta, Jumat, 6 Maret 2026.
Selain jaringan jalan nasional, Roy menyebut pemerintah juga menyiapkan jaringan jalan tol yang tersebar di berbagai wilayah. Langkah ini dilakukan untuk mendukung mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran 2026.
“Pemerintah memberi perhatian khusus pada akses penyeberangan Jawa–Sumatera karena menjadi jalur utama mobilitas pemudik serta distribusi logistik nasional. Pelabuhan Merak, BBJ, Ciwandan, hingga Bakauheni menjadi tulang punggung arus logistik dan perjalanan masyarakat saat mudik,” ucap Roy.
Menurut Roy, pemerintah menargetkan ruas-ruas jalan menuju kawasan penyeberangan tersebut sudah dapat berfungsi optimal paling lambat H-10 Lebaran. Kementerian PU memprioritaskan perbaikan koridor utama jalur mudik, termasuk Pantura Jawa Tengah, Jawa Timur, serta lintas tengah Pulau Jawa.
“Perbaikan jalan kami optimalkan hingga H-10 Lebaran agar tidak mengganggu perjalanan masyarakat selama mudik. Penuntasan lubang di seluruh jalur mudik ditargetkan selesai H-10 untuk mendukung pelayanan arus mudik dan balik Lebaran agar berjalan lancar,” ujar Roy menegaskan.
Kementerian PU menyiapkan 10 ruas jalan tol fungsional untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026. Ruas tol tersebut tersebar di Sumatera, Jawa, dan Kalimantan dengan total panjang mencapai 291,13 kilometer.
Sementara, Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, pemerintah memberikan diskon tarif tol 30 persen di 29 ruas selama mudik Lebaran 2026. Kebijakan ini diterapkan untuk mendukung kelancaran perjalanan masyarakat selama masa libur Idulfitri.
“Jadi memang sejak awal kami (Kementerian PU) diminta untuk menyesuaikan dengan diskon nasional yang diberikan kepada moda transportasi lain. Namun skemanya berbeda karena di jalan tol tidak berbasis subsidi, melainkan melalui pemotongan margin dari BUJT sehingga perlu koordinasi terlebih dahulu,” kata Dody.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....