Ini Amalan untuk Perempuan Haid di Bulan Ramadan

  • 26 Feb 2026 11:32 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Perempuan yang sedang haid tidak diperbolehkan menjalankan puasa wajib di bulan Ramadan. Namun, kondisi haid bukan berarti berhenti beribadah sepenuhnya selama Ramadan.

Melansir dari NU Online, banyak amalan lain yang dianjurkan untuk tetap mendekatkan diri kepada Allah sembari meraih pahala. Salah satunya yakni sedekah, karena ibadah ini tidak memerlukan keadaan suci dari haid.

Selain sedekah, perempuan haid juga dapat melakukan kerja sosial dan membantu sesama. Misalnya menyiapkan makanan untuk berbuka puasa keluarga atau tetangga.

Perempuan yang haid boleh tetap berada di masjid untuk mengikuti kajian atau tadarus jika ada hajat. Tidak ada larangan mutlak bagi mereka untuk hadir dalam majelis ilmu.

Meski tidak wajib puasa dan salat, perempuan haid tetap dianjurkan memperbanyak doa, zikir, dan istighfar sepanjang Ramadan. Zikir yang bisa dilakukan seperti zikir pagi petang dan memperbanyak istighfar.

Selain itu, perempuan haid juga tetap diperbolehkan untuk mendengar murotal Al-Qur’an atau kajian agama. Kegiatan ini bisa menjadi ladang pahala sekaligus wadah menambah ilmu.

Dengan melakukan amalan-amalan ringan ini, perempuan haid tetap dapat merasakan keberkahan Ramadan. Jadi, masa haid saat bulan Ramadan tidak terlewat sia-sia.

Ramadan adalah bulan penuh berkah dan ampunan, sehingga kesempatan berbuat kebaikan tetap terbuka bagi semua muslimah. Perlakuan istimewa terhadap perempuan muslim adalah bentuk hikmah syariat Islam yang menjaga keseimbangan antara ibadah dan kondisi fisik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....