Flu saat Puasa, Apakah Inhaler dan Pelega Hidung Membatalkan? Ini Penjelasannya
- 25 Feb 2026 15:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Flu saat puasa kerap menimbulkan ketidaknyamanan, terutama ketika hidung tersumbat dan napas terasa berat di siang hari Ramadan. Dalam kondisi ini, sebagian orang memilih menggunakan inhaler atau menghirup minyak angin sebagai pelega hidung.
Namun muncul kekhawatiran apakah tindakan tersebut membatalkan puasa. Karena itu, penting memahami batasan syariat terkait penggunaan produk pelega napas saat berpuasa.
Dikutip dari nu.or.id, puasa batal jika sesuatu masuk rongga tubuh melalui mulut atau hidung dengan sengaja. Para ulama menyebutnya sebagai masuknya ‘ain, yakni benda berwujud dari luar yang sampai ke bagian dalam tubuh.
Dalam kitab Fathul Wahhab, Zakariya al-Anshari menjelaskan bahwa puasa adalah menahan diri dari sampainya ‘ain ke dalam rongga tubuh. Namun, yang dimaksud ‘ain bukanlah aroma atau bau semata.
Aroma mentol atau mint yang biasa terdapat pada minyak angin dan inhaler pelega hidung termasuk kategori bau. Bau atau uap tidak dikategorikan sebagai ‘ain karena tidak berupa zat berwujud yang masuk ke sistem pencernaan.
Dengan demikian, menghirup minyak angin atau inhaler berbasis aroma untuk melegakan hidung saat flu tidak membatalkan puasa. Selama yang dihirup hanya berupa bau atau uap tanpa partikel zat yang masuk secara nyata, maka puasanya tetap sah.
Meski begitu perlu dibedakan antara inhaler aroma dan inhaler medis untuk asma yang mengandung partikel obat. Penggunaan inhaler medis masih menjadi pembahasan di kalangan ulama karena ada zat yang masuk ke saluran pernapasan bagian dalam.
Bagi penderita flu ringan, penggunaan pelega hidung beraroma dapat menjadi solusi agar tetap nyaman menjalankan ibadah. Namun apabila kondisi kesehatan memburuk, Islam memberikan keringanan untuk tidak berpuasa dan menggantinya di hari lain sesuai ketentuan.
Kesimpulannya, inhaler atau pelega hidung berbasis aroma tidak membatalkan puasa. Umat Islam tetap dianjurkan menjaga kesehatan selama Ramadan agar ibadah dapat dijalankan dengan khusyuk dan optimal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....