Ketahuai Keutamaan Tarawih Malam ke-8 Ramadan, Ini Penjelasannya
- 25 Feb 2026 11:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Memasuki malam ke-8 bulan suci Ramadan, semangat umat Muslim menjalankan salat Tarawih diharapkan terus meningkat. Sebab, Tarawih menyimpan keberkahan dan keutamaan besar bagi yang melaksanakannya dengan ikhlas.
Salat Tarawih bukan sekadar rutinitas ibadah malam selama Ramadan berlangsung. Ibadah ini menjadi sarana penggugur dosa bagi mereka yang mendirikannya dengan iman dan harapan pahala.
Dalil Keutamaan Tarawih
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
"Barangsiapa yang shalat malam di bulan Ramadhan (shalat Tarawih) karena keimanan dan mengharapkan pahala dari Allah, maka diampunkanlah dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari no. 37 dan Muslim no. 759).
Hadis tersebut menegaskan bahwa Tarawih dengan iman dan keikhlasan mendatangkan ampunan Allah SWT. Karena itu, menjaga konsistensi Tarawih menjadi bagian penting dari kesempurnaan ibadah Ramadan.
Keutamaan Berjamaah: Pahala Semalam Suntuk
Pahala salat Tarawih akan dilipatgandakan apabila dilaksanakan secara berjamaah di masjid. Rasulullah SAW memberikan motivasi besar bagi mereka yang mengikuti imam hingga selesai.
Beliau bersabda:
إِنَّ الرَّجُلَ إِذَا صَلَّى مَعَ الْإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ حُسِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَةٍ
"Sesungguhnya seseorang jika shalat Tarawih bersama imam sampai salam, maka dihitung pahalanya shalat satu malam suntuk." (HR. Abu Daud no. 1375).
Hadis ini menunjukkan besarnya keutamaan mengikuti imam hingga selesai tanpa tergesa-gesa. Menurut para ulama, pahala tersebut menjadi motivasi agar jamaah tetap istiqamah sepanjang Ramadan.
Keutamaan Khusus Malam ke-8
Berdasarkan riwayat dari Ali bin Abi Thalib RA, setiap malam Ramadan memiliki keutamaan berbeda. Ketika ditanya mengenai fadhilah Tarawih, Nabi SAW menjelaskan keistimewaan tiap malam secara khusus.
Untuk malam ke-8, disebutkan keutamaannya sangat mulia dan istimewa. Riwayat tersebut menyebutkan:
"Pada malam kedelapan, Allah SWT memberikan kepadanya (orang yang shalat Tarawih) apa yang pernah Dia berikan kepada Nabi Ibrahim AS."
Sebagaimana diketahui, Nabi Ibrahim AS merupakan Khalilullah atau kekasih Allah. Ia dikaruniai hikmah, keteguhan iman, serta keberkahan yang melimpah sepanjang hidupnya.
Karena itu, menjalankan Tarawih pada malam kedelapan menjadi momentum memperbanyak doa. Umat Muslim dianjurkan memohon kemuliaan dan kedekatan kepada Allah SWT.
Tips Menjaga Konsistensi Tarawih
Agar ibadah malam ke-8 dan malam seterusnya tetap terjaga, niat perlu terus diperbarui. Lelah berdiri dalam salat hendaknya diniatkan semata-mata mencari ridha Allah SWT.
Selain itu, berbuka secukupnya membantu menjaga kekhusyukan saat melaksanakan Tarawih berjamaah. Memahami makna bacaan imam juga membuat salat terasa lebih hidup dan tidak membosankan.
Dengan menjaga keikhlasan dan konsistensi, Tarawih menjadi sarana memperkuat hubungan dengan Allah SWT. Malam ke-8 pun menjadi kesempatan berharga meraih anugerah sebagaimana dikisahkan dalam riwayat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....