Tips Atasi Asam Lambung Naik saat Puasa

  • 24 Feb 2026 11:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Asam lambung naik saat puasa dapat mengganggu kenyamanan dan kelancaran aktivitas ibadah sehari-hari di bulan Ramadan. Kondisi ini bahkan berisiko membuat puasa terganggu apabila keluhan terasa semakin berat dan sulit dikendalikan.

Dilansir dari laman Alodokter, saat berpuasa tubuh tidak makan dan minum selama belasan jam setiap harinya. Keadaan perut yang kosong membuat lambung memproduksi lebih banyak asam sehingga mudah naik ke kerongkongan.

Risiko kenaikan asam lambung ini lebih besar terjadi pada penderita penyakit GERD. Naiknya asam lambung saat puasa dapat menimbulkan keluhan berupa mual serta nyeri pada area perut.

Selain itu, perut terasa tidak nyaman karena harus menahan rasa lapar cukup lama. Kombinasi keluhan tersebut bisa membuat seseorang terpaksa membatalkan puasa apabila sudah tidak sanggup melanjutkannya.

Meski demikian, terdapat beberapa tips bagi penderita asam lambung atau GERD agar tetap lancar berpuasa. Tips ini dapat membantu menjalankan ibadah puasa dengan nyaman tanpa harus membatalkannya di tengah hari.

Salah satu langkah penting ialah segera berbuka ketika waktu berbuka puasa telah tiba. Membiarkan perut kosong terlalu lama dapat memperparah gejala dan meningkatkan risiko asam lambung naik.

Saat berbuka, disarankan memilih makanan ringan yang mudah dicerna oleh lambung terlebih dahulu. Buah dengan kandungan air tinggi seperti semangka, buah naga, atau melon dapat membantu menetralkan asam lambung berlebih.

Pola makan sedikit tetapi sering sejak berbuka hingga sahur juga sangat dianjurkan. Mengonsumsi makanan dalam porsi besar sekaligus dapat membuat lambung terasa penuh dan memicu asam lambung naik keesokan harinya.

Menghindari makanan pedas, asam, dan berlemak turut membantu mencegah kekambuhan selama puasa. Konsumsi jus jeruk, minuman bersoda, serta kopi juga sebaiknya dibatasi karena dapat memicu kenaikan asam lambung.

Selain menjaga pola makan, mencukupi kebutuhan air putih sebanyak delapan gelas per hari sangat penting. Asupan cairan yang cukup membantu mengontrol produksi asam lambung sekaligus mencegah risiko dehidrasi selama menjalankan puasa.

Penderita juga dianjurkan tidak langsung berbaring setelah makan agar gejala tidak memburuk. Tidur dengan posisi setengah bersandar atau menghadap ke kiri dapat membantu mencegah asam lambung kembali naik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....