Zikir dan Doa, Sumber Ketenangan Jiwa saat Ramadan
- 23 Feb 2026 08:36 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Zikir dan doa menjadi sumber ketenangan batin dan kedamaian jiwa bagi umat Islam, khususnya di bulan Ramadan. Ulama Majelis Da’i Kebangsaan, Uthari Salman Faris, mengatakan keduanya merupakan amalan penting yang menjadi fondasi ketahanan spiritual.
"Zikir dan doa adalah dua amalan yang sangat penting dalam kehidupan kita," ujarnya pada program Jelang Imsak RRI Pro 3 RRI, Senin, 23 Februari 2026. Selain itu, lanjut dia, juga sebagai sumber ketenangan batin, kedamaian jiwa, dan kekuatan spiritual.
Uthari lalu mengutip firman Allah SWT dalam Surat Al-Ra’d ayat 28 yang menegaskan hati menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Menurutdia, ayat tersebut menunjukkan bahwa ketenangan sejati hanya bersumber dari kedekatan kepada Allah SWT.
"Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah," ucapnya. "Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram."
Uthari mengatakan zikir berarti mengingat Allah, sedangkan doa adalah memohon kepada-Nya. "Rasulullah SAW bersabda 'zikir adalah sebaik-baik amalan' seperti disebut dalam hadis riwayat Muslim," ucapnya.
Uthari juga mengingatkan pentingnya memperbanyak zikir sebagaimana firman Allah dalam Surat Al-Ahzab ayat 41–42. Bacaan Al-Baqiyatusshalihat juga menjadi amalan utama yang dianjurkan untuk dibaca setiap hari.
Selain dzikir, Uthari menekankan doa sebagai sarana seorang hamba mendekatkan diri kepada Allah SWT. "Rasulullah SAW bersabda bahwa doa adalah senjata orang mukmin, menurut hadis riwayat Tirmidzi," katanya.
Uthari juga mengutip Surat Al-Baqarah ayat 186, yang menegaskan janji Allah SWT untuk mengabulkan doa hamba yang memohon kepada-Nya. Dia mencontohkan doa-doa para nabi sebagai teladan keteguhan dalam bermunajat.
"Semoga Allah memberikan kita kekuatan untuk selalu berdzikir dan berdo'a," ucapnya. "Semoga kita dapat merasakan ketenangan batin dan kedamaian jiwa."
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....