Ramadan Tiba, Harga Kebutuhan Diharapkan Tetap Stabil
- 20 Feb 2026 18:12 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta — Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PKS Anis Byarwati mengharapkan, pemerintah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Permintaan itu disampaikan bertepatan Ramadan dan Idul Fitri.
Hal tersebut juga disampaikan dalam sesi PKS Legislative Report. Agenda itu digelar jelang Rapat Paripurna penutupan masa sidang DPR RI, Kamis, 19 Februari 2026.
Anis menyampaikan rasa syukur atas datangnya bulan Ramadan tahun ini. Ia berharap kondisi ekonomi nasional terus membaik.
“Alhamdulillah kita disampaikan pada bulan Ramadan ini dalam keadaan sehat. Mudah-mudahan ekonomi kita semakin membaik,” ujarnya dalam keterangan pers ditulis, Jumat, 20 Februari 2026.
Ia menekankan Ramadan identik dengan peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat. Perputaran uang dan kebutuhan pokok biasanya meningkat signifikan.
Karena itu, pemerintah diharapkan mampu menekan lonjakan harga. Stabilitas harga dinilai penting agar masyarakat beribadah dengan tenang.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan pemerintah menjaga harga jelang Ramadan dan Lebaran 2026. Upaya itu diperkuat melalui rapat Tim Pengendalian Inflasi Pusat di Kompleks Istana Kepresidenan.
"Seperti biasa kan menjelang bulan puasa akan meningkat kebutuhan, dan sering di situ juga diikuti dengan meningkatnya harga-harga. Inilah yang kami antisipasi untuk memastikan ketersediaan bahan pokok tersebut,” ujarnya, di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa, 3 Februari 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....