Puasa Bikin Mudah Mengantuk? Kenali Penyebab dan Solusinya

  • 19 Feb 2026 16:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Saat berpuasa, banyak orang mengalami rasa kantuk yang mengganggu aktivitas kerja di siang hari. Kondisi tersebut dipicu perubahan pola makan, kadar gula darah, serta jam tidur yang bergeser selama Ramadan.

Dilansir dari laman Halodoc, salah satu penyebab utama kantuk saat puasa adalah turunnya kadar gula darah dalam tubuh. Penurunan tersebut membuat tubuh terasa lemas dan otak sulit berkonsentrasi sehingga produktivitas menurun.

Selain faktor gula darah, perubahan pola tidur turut memengaruhi munculnya rasa kantuk ketika berpuasa. Banyak orang harus bangun sekitar pukul dua pagi untuk sahur dan tidak kembali tidur hingga pagi.

Kombinasi kurang tidur dan rendahnya kadar gula darah membuat rasa kantuk semakin sulit dikendalikan. Perubahan jadwal makan secara tiba-tiba juga menjadi faktor yang mempengaruhi kondisi tubuh selama puasa.

Pergantian waktu makan menyebabkan peningkatan asupan kalori pada malam hari serta perubahan hormon tertentu. Penurunan kadar kortisol dan insulin turut berdampak pada munculnya rasa lelah berkepanjangan.

Kortisol merupakan hormon penting yang berperan menjaga energi dan keseimbangan tubuh sehari-hari. Jika kadarnya terlalu rendah, seseorang bisa mengalami kelelahan kronis dan penurunan daya tahan tubuh.

Sebaliknya, kadar kortisol yang meningkat berlebihan dapat menimbulkan berbagai dampak kesehatan kurang baik. Risiko pertambahan berat badan, gangguan imun, hingga penyakit kronis dapat terjadi bila tidak terkontrol.

Untuk mengatasi kantuk saat berpuasa, menjaga kualitas tidur malam dan memanfaatkan waktu istirahat sangat dianjurkan. Tidur siang singkat, mencuci muka, serta melakukan peregangan ringan membantu menjaga konsentrasi dan produktivitas.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....