Tarawih Perdana, Masjid Muhammadiyah Pastikan Persiapan Menyeluruh
- 17 Feb 2026 16:17 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Ketua DKM Masjid At-Tanwir PP Muhammadiyah, Nur Akhmad, memastikan persiapan tarawih perdana telah dilakukan menyeluruh menjelang awal Ramadan. Persiapan tersebut mencakup aspek teknis, kebersihan masjid, hingga koordinasi jamaah.
"Persiapan kita sudah sedemikian rupa, ada pemekaran karpet, ada juga penyiapan jamaah-jamaah di sekitar kantor Masjid At-Tanwir. Itu untuk diajak rame-rame nanti malam Solat Tarawih berjamaah," ucap Nur Akhmad kepada RRI.CO.ID, Selasa, 17 Februari 2026.
Ia menjelaskan pelaksanaan tarawih perdana mengikuti keputusan Muhammadiyah terkait awal Ramadan berdasarkan metode hisab. Hal itu menjadi pedoman pelaksanaan ibadah bagi warga Muhammadiyah.
| Baca juga: Jadwal Buka Puasa Jakarta 6 Maret 2026 |
“Jadi Pimpinan Pusat Muhammadiyah memutuskan bahwa besok itu sudah mulai puasa Ramadan, tanggal 1 Ramadan. Maka malam ini biasanya kaum Muslimin mengadakan Tarawih Perdana," ucap Nur Akhmad.
Ia menyampaikan selain di Masjid At-Tanwir, pelaksanaan tarawih akan diadakan juga di masjid-masjid Muhammadiyah lainnya. Menurutnya, jamaah yang mengikuti metode hisab umumnya akan melaksanakan tarawih perdana pada malam tersebut.
“Tarawih Perdana di Masjid At-Tanwir dan juga masjid-masjid Muhammadiyah yang lainnya. Semua yang mengikuti pendapat ilmu hisab pasti akan melaksanakan tarawih perdana pada malam hari ini," kata Nur Akhmad.
Nur Akhmad mengatakan persiapan tersebut telah dimulai sejak sepekan sebelumnya. Panitia fokus meningkatkan kenyamanan jamaah serta memastikan fasilitas ibadah siap digunakan.
“Sejak sepekan yang lalu sudah mulai dipersiapkan, beberapa hari yang lalu ada permakaraan karpet biar lebih nyaman. Karena karpetnya yang lama kan sudah agak lama, jadi mungkin dipermakaraan," ujarnya.
Ia menjelaskan perawatan Masjid At-Tanwir sebetulnya dilakukan setiap hari agar kebersihan dan kenyamanan jamaah tetap terjaga. Menurutnya, kebersihan masjid selalu dipantau karena ada petugas khusus yang menangani perawatan tersebut.
“Kalau maintenance masjid selalu tiap hari, maintenance jadi dibersihkan dan lain-lain. Sudah selalu dijaga karena ada petugas khusus yang menguruskan kebersihan masjid," kata Nur Akhmad.
Ia mengatakan berapa pun jumlah jamaah tarawih tidak menjadi persoalan. Menurutnya, yang terpenting pelaksanaan tersebut merupakan keputusan PP Muhammadiyah melalui Majelis Tarjih Muhammadiyah.
“Ya mudah-mudahan berapapun yang tarawih banyak atau sedikitnya gak apa-apa. Yang penting itu sudah menjadi keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah dalam hal ini Majelis Tarjih Muhammadiyah," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....