Wamendag Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil Jelang Ramadan
- 09 Feb 2026 13:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Depok – Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti Widya Putri, memastikan harga bahan pokok relatif stabil menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah. Hal tersebut disampaikan saat pemantauan harga dan pasokan di Pasar Cisalak, Depok, Senin, 9 Februari 2026.
Roro menyebut sejumlah komoditas utama seperti daging, minyak goreng, dan sayuran dijual sesuai ketentuan pemerintah. Ia juga menegaskan pasokan nasional dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Tadi kita udah cek harga Minyakita yang merupakan salah satu komoditas yang kita pantau di Kementerian Perdagangan. Hasil dari pemantauan kami, dijual sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) di harga Rp15.700,” ujarnya
| Baca juga: Ketentuan Zakat Fitrah 2026, Ini Besarannya |
Meski demikian, ia menemukan adanya kenaikan harga pada komoditas cabai rawit akibat faktor cuaca. Ia memastikan pemerintah akan terus memantau pergerakan harga agar tidak terjadi lonjakan signifikan.
"Makanya kita akan coba telusuri. Tapi pada intinya kalau hasil dari kunjungan saya ke beberapa wilayah di Indonesia itu biasanya karena cuaca yang sekarang sedang tidak stabil," ujarnya.
Ia menyebut bahwa menjelang Ramadhan, permintaan terhadap kebutuhan pokok sering kali meningkat. Menurutnya, hal tersebut turut mendorong kenaikan terhadap hsrga bahan pokok.
Kementerian Perdagangan menegaskan pengawasan pasar akan dilakukan secara intensif hingga Idulfitri. Langkah ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional.
Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menilai pembenahan pasar tradisional sebagai bagian penting dari pelayanan publik. Hal ini dikarenakan masih banyaknya pedagang yang berjualan di bagian luar Pasar Cisalak.
Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, menyebut penataan pasar akan dilakukan setelah identifikasi permasalahan selesai. Langkah ini melibatkan dinas terkait dan pengelola pasar.
"Nanti kami akan kaji dulu dan kami akan panggil juga dinas terkait dan juga kepala pasar mendiskusikan masalah-masalah yang ada. Kemudian nanti hasil dan terkait solusi yang akan diberikan nanti bisa kita sampaikan," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....