Operasi Ketupat Candi 2026 Dimulai, Polresta Cilacap Siap Amankan Arus Mudik
- 13 Mar 2026 10:54 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Cilacap.: Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cilacap menggelar Apel Gelar Pasukan sebagai tanda dimulainya Operasi Ketupat Candi 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Alun-alun Kabupaten Cilacap pada Kamis (12/3/2026) sebagai bentuk kesiapan pengamanan arus mudik serta perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Apel tersebut diawali dengan prosesi penyematan pita merah oleh Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, kepada perwakilan tiga unsur pengamanan, yakni Polri, TNI, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Cilacap. Penyematan pita tersebut menjadi simbol resmi dimulainya Operasi Ketupat Candi 2026 di wilayah Cilacap.
Setelah itu, pimpinan apel bersama jajaran melakukan pengecekan terhadap kesiapan personel serta perlengkapan yang akan digunakan selama pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Cilacap membacakan amanat dari Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Dalam amanatnya disampaikan bahwa apel gelar pasukan merupakan bagian dari upaya memastikan kesiapan seluruh unsur pengamanan.
“Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel dan sarana prasarana, sekaligus wujud komitmen serta sinergitas lintas sektor untuk menyukseskan Operasi Ketupat 2026 agar pelaksanaan mudik dan perayaan Idul Fitri dapat berjalan aman, nyaman, tertib, dan lancar,” ujarnya.
Untuk mendukung kelancaran operasi tersebut, Polresta Cilacap telah menyiapkan sejumlah pos pengamanan dan pelayanan di beberapa titik strategis. Empat pos utama yang disediakan yakni Pos Pengamanan Mergo, Pos Pengamanan Sampang, Pos Pengamanan Terpadu Alun-alun Cilacap, serta Pos Pelayanan Stasiun Kroya.
Selain itu, kepolisian juga menempatkan 12 pos strong point di sejumlah lokasi rawan kepadatan lalu lintas maupun gangguan keamanan selama periode mudik dan balik Lebaran.
Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, Polresta Cilacap juga mengoperasikan layanan darurat 110 yang aktif selama 24 jam. Layanan ini dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan kejadian darurat, meminta bantuan kepolisian, maupun memperoleh informasi terkait situasi keamanan selama masa Lebaran.
Menutup amanatnya, Kapolri melalui Bupati Cilacap turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam pengamanan Operasi Ketupat 2026, mulai dari TNI, Polri hingga berbagai instansi pendukung lainnya.
“Keberhasilan Operasi Ketupat merupakan tanggung jawab kita bersama. Tingkatkan soliditas dan sinergisitas dalam setiap pelaksanaan tugas guna mewujudkan mudik yang aman dan keluarga yang bahagia,” demikian amanat Kapolri yang dibacakan dalam apel tersebut.