Kebun Buah dan Peternakan Lebah Madu: Satu Lahan, Dua Hasil
- 27 Feb 2026 08:16 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto : Potensi alam yang melimpah di Banyumas membuka peluang usaha berbasis pertanian dan peternakan yang berkelanjutan. Salah satunya dikembangkan melalui Prawita Garden di Darmakradenan, Ajibarang, yang menggabungkan kebun buah dengan budidaya lebah madu sebagai sumber ekonomi masyarakat.
Pemilik Prawita Garden, Teguh Waluyo,S.Pd hadir dalam dialog UMKM Bicara Pro 1 RRI Purwokerto yang menuturkan usaha tersebut berawal dari ketertarikannya pada dunia pertanian karena latar belakang keluarga petani, ia belajar secara otodidak hingga memahami karakter lebah, dibantu dengan seniornya yang sudah terlebih dahulu berkecimpung di dunia perkebunan dan peternakan
“Ada dorongan dari salah satu orang, saya anggap guru saya yang mengenalkan lebah, belajarnya otodidak, saya memahami karakter lebah dan didukung guru-guru serta peternak senior, alhamdulillah bisa bertahan sampai sekarang seperti ini,” ujarnya.
Konsep yang diterapkan adalah pertanian berbasis lebah madu, memadukan agroforestri atau sistem tumpangsari. Kebun buah dirancang sekaligus menjadi sumber pakan alami bagi lebah, sehingga satu lahan dapat menghasilkan dua komoditas, yakni buah dan madu. Hal ini dinilai mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan.
Kebun buah di Prawita Garden sekarang ada buah Nangka, Durian, Kelengkeng, dan beberapa tanaman palawija. Kemudian untuk peternakan madu menghasilkan produk madu turunan seperti propolis, bee pollen, lilin lebah, hingga teh madu kelanceng. Pentingnya konsistensi dalam membangun usaha. “.
Dengan memanfaatkan potensi lokal, Teguh berhasil menggunakan satu lahan dengan maksimal untuk perkebunan dan peternakan madu. Dengan adanya Prawita Garden ini tidak hanya berdampak pada ekonomi, tetapi juga mendorong kesadaran menanam dan menjaga kelestarian lingkungan. (Dwinanda)