Gen-Z Jombang Didorong Perangi Radikalisme dan Menjunjung Toleransi
- 25 Nov 2024 19:46 WIB
- Kediri
KBRN, Jombang: Para Gen-Z di Kabupaten Jombang diajak untuk bersama-sama memerangi radikalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi di tengah masyarakat yang multikultural dan banyaknya keberagaman yang ada.
Ajakan tersebut disampaikan Wafiyul Ahdi, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UNWAHA, dalam Seminar "Mainstreaming Moderasi Beragama dalam Dinamika Kebhinekaan" yang diinisiasi oleh Pimpinan Wilayah Pergerakan Mahasiswa Moderasi Beragama dan Bela Negara (PMMBN) Jawa Timur 2 yang berkolaborasi dengan BEM Fakultas Agama Islam Universitas KH. Wahab Hasbullah (UNWAHA) serta PC IPNU-IPPNU Jombang, di Aula UNWAHA.
Wafiyul, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif seminar tersebut. Ia menyoroti peran penting mahasiswa generasi Z sebagai penggerak utama dalam memperkuat moderasi beragama di Indonesia.
“Dengan pendekatan kurikulum berbasis moderasi dan optimalisasi media digital, kita mampu menanamkan nilai-nilai moderasi secara lebih sistematis,” ucapnya, Senin (25/11/2024).
Seminar ini menghadirkan tiga narasumber berpengalaman, yaitu Yusuf Hanafi, dosen sekaligus aktivis Griya Moderasi Beragama dan Bela Negara Jawa Timur, Dian Mohammad Hakim, trainer moderasi beragama dari Kementerian Agama RI, dan Didin Sirojuddin, Kepala Program Studi PAI UNWAHA.
Dalam penyampaian materinya, Yusuf Hanafi menekankan bahaya ideologi radikal yang dapat merusak persatuan bangsa. Ia mengajak peserta untuk memahami radikalisme secara mendalam agar dapat membangun kepemimpinan berbasis moderasi.
“Pemahaman yang baik tentang ideologi radikal akan membantu kita melindungi diri dan lingkungan dari pengaruh ekstremisme,” katanya.
Anam Muhyidin, Ketua Pimpinan Wilayah PMMBN Jawa Timur, berharap seminar ini melahirkan generasi mahasiswa yang mampu menjadi agen perubahan di lingkungan kampus maupun masyarakat. Ia juga mengajak mahasiswa untuk terus mempromosikan nilai moderasi, toleransi, serta penghormatan terhadap keberagaman sambil menolak segala bentuk ekstremisme.
“Kegiatan ini adalah langkah nyata dalam memperkuat wawasan kebangsaan dan nilai moderasi beragama di kalangan generasi muda. Kami berharap seminar serupa dapat rutin diadakan demi menjaga semangat kebhinekaan di Indonesia,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....