Narkoba: Ancaman Serius bagi Remaja yang Perlu Dicegah Bersama
- 13 Mar 2026 08:50 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto - Direktorat Jenderal Komunikasi dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital bersama Komisi 1 DPR RI kembali menggelar Forum Diskusi Publik dengan membawakan tema “Narkoba dan Remaja”. Melalui zoom meeting yang dihadiri oleh para pelajar, forum ini diisi oleh tiga narsumber, yaitu Drs. H. Taufiq R. Abdullah, M.A.P – Anggota FPKB Komisi 1 DPR RI, Dr. Rulli Nasrullah, M.Si – Praktisi Kehumasan & Pakar Budaya Digital, dan Dr. Fikria Najitama, M.S.I – Pegiat Literasi Digital.
Narkoba dan remaja saat ini menjadi masalah yang tentunya perlu diselesaikan. Mulai dari pencegahan hingga penindakan. Forum diskusi ini hadir sebagai salah satu jawaban atas keresahan tersebut.
Sebagai pembuka, Dr. Rulli Nasrullah, M.Si selaku pegiat literasi digital menyampaikan bahwa lebih dari 30% narkoba menjerat kalangan remaja. Ia juga menuturkan kalau keadaan Indonesia ke depan tergantung dari generasi kita saat ini.
Tentunya, hal ini bukan persoalan yang bisa dibiarkan dan diperlukan adanya gerakan. ”Berbicara soal kenapa remaja itu terjerat gitu kan, ini adalah persoalan-persoalan yang sangat harus didekati gitu, ya, harus didekati dengan pendekatan budaya, dengan pendekatan psikologi budaya, gitu,” jelas Rulli.
Sementara itu, Dr. Fikria Najitama, M.S.I menyampaikan edukasi mengenai apa itu narkoba dan bahayanya seperti apa bagi pemakainya terutama remaja sebagai generasi penerus bangsa. Ia juga menuturkan bahwa jalan yang baik ketika mengalami masalah adalah diselesaikan dengan cara baik-baik.
”Ketika ada masalah, selesaikan masalah anda. Ya, masalah itu tidak dikumpulkan tapi diselesaikan. Kalau tidak bisa menyelesaikan, konsultasikan dengan para ahlinya, dengan orang tua, ya, dengan guru anda, dengan guru BK anda, ya. Jangan pernah kemudian ketika ada masalah malah anda kemudian lari kepada hal-hal yang tidak jelas. Kemudian bentengi dengan agama,” ujar Dr. Fikria.
Narkoba menjadi ancaman serius bagi remaja yang perlu dicegah bersama. Melalui edukasi, pendekatan budaya, serta dukungan dari keluarga dan lingkungan, generasi muda dapat dilindungi dari bahaya narkoba. Oleh karena itu, remaja diharapkan mampu menyelesaikan masalah dengan cara yang sehat dan tidak mencari pelarian pada kegiatan atau hal yang buruk termasuk pada narkoba. (Helmalia)