Belajar Otodidak Hasilkan Aksesoris Manik dan Rajut yang Unik dan Menarik

  • 12 Mar 2026 13:16 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto - Hingga saat ini, akseseoris menjadi benda yang masih dibutuhkan baik untuk personal mau pun dalam dunia mode. Mulai dari aksesoris kepala hingga badan, mulai dari yang sederhana hingga sulit, dan juga produksinya dengan skala kecil atau besar.

Dalam dialog Mozaik Indonesia Pro 1 RRI Purwokerto bersama Julia Pitrawati, S.Pd, pemilik Pitra Art and Handmade Accessories berdialog membahas tema yang berkaitan dengan hal tersebut, yaitu “Assesoris Manik dan Rajut”.

Julia menyebutkan kalau usahanya tersebut mulai diseriusi sejak Pandemi Covid-19. Namun, sejak lama pun ia mengakui bahwa sudah bergelut di bidang rajut dan sulam benang.

Julia sendiri memproduksi beberapa barang, mulai dari manik hingga produk rajut. “Handmade, ya, diantaranya aksesoris berupa bros, kemudian gelang, aneka ada cincin juga, kemudian kadang ada juga kalungnya, dan berikut untuk rajutan kami memproduksi seperti gantungan kunci, kemudian ada tas-tas rajut yang kecil itu, tas handphone juga ada, dan berikutnya juga tas pouch kecil gitu,” jelasnya.

Keterampilan yang dimiliki Julia sendiri merupakan kemampuan yang dipelajari secara otodidak. Dirinya memanfaatkan waktu luang ketika profesinya sebagai guru pada saat itu tidak melaksanakan pembelajaran secara tatap muka, sehingga banyak waktu luang dan digunakan untuk belajar.

Ia juga menuturkan bahwa semua produk yang dihasilkan merupakan hasil dirinya sendiri, untuk inspirasi model dan gaya produk, Julia berselancar di media sosial untuk mendapatkan ide-ide tersebut.

Sekaligus ebagai guru, saat ada acara sekolah yang bertemakan dengan rajut merjaut dan pembuatan aksesoris lainnya, ia mengajarkn kepada anak muridnya bagaimana cara membuat aksesoris serta rajut dan belajar untuk memasarkannya.

Ia juga sangat terbuka jika ada yang ingin belajar membuat aksesoris manik dan rajut. ”Nah kemarin sudah sempat berjalan juga, siswa SMK, sebuah SMK di Purbalingga. Mereka, ya yang sana lah ke rumah saya, nah mereka belajar, kemudian mereka juga selain belajar, mereka juga ikut memasarkan produk saya. Bisa, kalau misalnya ada yang berminat, silahkan,” tuturnya.

Dalam hal ini, untuk memiliki kemampuan tentunya tidak melulu soal pelatihan yang mahal dan mewah. Cukup dengan waktu luang, niat dan keinginan, serta konsistensi menjadi bekal untuk mencapai suatu peluang usaha yang menjajikan. (Helmalia)

Rekomendasi Berita