Bersinergi Lawan Narkotika: BNNK Banyumas Ajak Berani Rehabilitasi

  • 04 Mar 2026 15:09 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto: Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri. Perlu kolaborasi antara remaja, keluarga, sekolah hingga pemerintah. Hal itu yang menjadikan BNN mengusung program P4GN sebagai sinergi dalam pemberdayaan masyarakat khususnya remaja.

Pada kesempatan segmen SPADA RRI PRO 2 Purwokerto, Muhammad Faisal Bisma PSM, Ahli pertama BNNK Banyumas menjelaskan, P4GN merupakan singkatan Dari Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika. Disini peran remaja sangat penting karena usia muda masih dalam tahap mencari jati diri dan rentan terhadap pengaruh lingkungan.

Saat ini yang perlu ditakuti bukan narkotikanya, tetapi penyalahgunaannya. Sebab dalam dunia medis, narkotika juga digunakan sebagai obat, misalnya morfin untuk pasien operasi. Oleh karena itu, edukasi menjadi langkah awal agar remaja memahami mana penggunaan yang benar dan mana yang melanggar hukum.

Selain pencegahan dan pemberantasan, BNNK Banyumas juga membuka layanan rehabilitasi gratis bagi penyalahguna narkotika. Layanan ini bisa berupa rawat jalan maupun rawat inap, tergantung kondisi pengguna. Remaja pun diharapkan tidak takut melapor atau mengajak temannya untuk mencari bantuan.

“Kalau misalnya dia datang ke BNNK Banyumas melapor ingin direhabilitasi, maka tidak akan ditangkap, tidak akan diproses, tidak akan dibap. Hanya diwawancara konseling,” ujar Faisal Bisma.

BNNK Banyumas berkolaborasi dalam berbagai bentuk, mulai dari penyuluhan di sekolah, pembentukan komunitas positif, hingga pemanfaatan media sosial untuk kampanye anti narkoba. Bahkan, BNNK Banyumas juga menggandeng berbagai pihak untuk memberikan pelatihan keterampilan agar mantan penyalahguna bisa mandiri.

Masa depan remaja ditentukan oleh pilihan mereka hari ini. Menjauhi narkoba bukan hanya soal aturan, tetapi tentang menjaga diri, keluarga, dan cita-cita. Dengan sinergi yang kuat, gerakan melawan narkoba diharapkan tidak sekadar slogan, melainkan aksi nyata di lingkungan masing-masing. (Dwinanda)

Rekomendasi Berita