Kendaraan Pemudik Mulai Melintas di Pertigaan Jeruklegi, Arus Masih Landai

  • 14 Mar 2026 07:41 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Cilacap : Arus kendaraan pemudik yang melintas di kawasan Pertigaan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap, hingga Sabtu (14/3/2026) pagi terpantau masih relatif landai. Belum terlihat adanya peningkatan volume kendaraan yang signifikan meskipun sejumlah pemudik mulai melintas di jalur tersebut.

Pertigaan Jeruklegi merupakan salah satu simpul lalu lintas penting di jalur selatan Pulau Jawa. Persimpangan ini menjadi titik pertemuan kendaraan yang datang dari wilayah Jawa Barat melalui jalur selatan-selatan menuju arah Yogyakarta, serta kendaraan dari arah Wangon yang menuju ke Kota Cilacap.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kendaraan yang melintas memang belum mengalami lonjakan berarti. Namun, beberapa kendaraan dengan pelat nomor luar kota sudah mulai terlihat melintas dengan membawa barang bawaan khas perjalanan mudik.

Selain menjadi jalur utama pemudik, kawasan ini juga dikenal sebagai salah satu titik rawan kemacetan saat musim Lebaran. Hal tersebut karena selain menjadi jalur perlintasan utama, di sekitar pertigaan juga terdapat sejumlah tempat wisata kekinian yang kerap dipadati pengunjung saat libur Lebaran.

Untuk mengantisipasi potensi kepadatan arus lalu lintas, Polresta Cilacap menyiagakan petugas di titik tersebut melalui pos strong point yang bertugas melakukan pemantauan dan pengaturan lalu lintas.

Kapolresta Cilacap, Kombes Pol Budi Adhy Buono mengatakan jika selama pelaksanaan arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini, Polresta Cilacap menyiapkan sedikitnya 12 titik strong point yang ditempatkan di berbagai simpang jalan utama serta kawasan wisata guna membantu kelancaran lalu lintas sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

"Kami juga mendirikan empat posko pengamanan mudik, di Mergo Dayeuhluhur dan Sampang sebagai pos pengamanan, satu pos terpadu di kawasan Alun-alun Cilacap, serta satu pos pelayanan yang berlokasi di Stasiun Kroya," katanya.

Kapolresta juga menambahkan jika pihaknya telah memetakan sejumlah titik rawan yang berpotensi menimbulkan kepadatan arus kendaraan selama periode mudik Lebaran.

Beberapa titik tersebut antara lain Jalan Bhayangkara Majenang yang kerap mengalami kemacetan akibat aktivitas pasar tumpah, Simpang Tiga Sampang yang menjadi pertemuan jalur selatan sekaligus perbatasan Cilacap dengan Banyumas, serta sejumlah perlintasan sebidang kereta api.

Perlintasan kereta api yang menjadi perhatian di antaranya berada di kawasan Kroya dan Randegan di Kecamatan Sampang, yang sering menjadi titik antrean kendaraan ketika kereta melintas.

Untuk mengantisipasi kepadatan di lokasi-lokasi tersebut, kepolisian menyiapkan sejumlah langkah pengamanan, mulai dari pengaturan lalu lintas secara intensif hingga kemungkinan penerapan rekayasa arus kendaraan apabila terjadi kemacetan.

Sebagai bagian dari pengamanan selama arus mudik dan balik Lebaran, Polresta Cilacap juga melibatkan ratusan personel dalam operasi pengamanan tahun ini.

Kapolresta Cilacap menyebutkan sebanyak 519 personel dikerahkan dalam operasi tersebut, yang terdiri dari 366 anggota Polri serta 153 personel dari berbagai instansi terkait.

Rekomendasi Berita