Medan Mas Kembangkan Ekowisata Berbasis Pelestarian Mangrove
- 27 Jul 2026 16:48 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Kubu Raya - Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Medan Mas, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, mengembangkan ekowisata berbasis pelestarian mangrove untuk mendorong ekonomi masyarakat pesisir. Ketua Pokdarwis Medan Mas Afif mengatakan pengembangan ekowisata menjadi salah satu upaya mengajak masyarakat memanfaatkan sumber daya alam secara berkelanjutan tanpa merusak lingkungan.
Afif mengatakan masyarakat sebelumnya masih menghadapi tantangan dalam memahami pentingnya menjaga kawasan mangrove dan sumber daya pesisir, sehingga edukasi serta pendampingan menjadi bagian penting dalam perubahan tersebut.
"Melalui pendampingan dan pembelajaran, kami terus mengajak masyarakat bagaimana memanfaatkan dan mengelola sumber daya alam untuk pertumbuhan ekonomi tanpa meninggalkan aspek pelestarian," ujarnya.

Menurut dia, pengembangan ekowisata di Desa Medan Mas diharapkan tidak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru sekaligus memperkenalkan potensi desa kepada masyarakat luas.
Upaya tersebut dilakukan dengan melibatkan masyarakat dalam menjaga kawasan mangrove dan lingkungan sekitar. Ia berharap kegiatan wisata alam dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus mendorong kesadaran masyarakat untuk mempertahankan kelestarian ekosistem pesisir.
"Harapan kami, ekowisata ini bisa berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus memperkenalkan Desa Medan Mas kepada dunia," katanya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Pengawasan Masyarakat (Pokmaswas) Medan Mas, Abu Hanifan, mengatakan pihaknya terus mendorong praktik pemanfaatan sumber daya laut yang lebih ramah lingkungan.
Ia mengatakan masyarakat pesisir masih menghadapi persoalan penggunaan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan. Karena itu, Pokmaswas secara bertahap memberikan pemahaman kepada nelayan agar meninggalkan praktik penangkapan yang dapat merusak ekosistem.
"Pelan-pelan kami ingin agar alat tangkap yang tidak ramah lingkungan bisa dihilangkan, terutama penggunaan racun yang dampaknya cukup berat terhadap lingkungan," katanya.
Menurut dia, dukungan berbagai pihak, termasuk organisasi nonpemerintah yang selama ini memberikan pendampingan, sangat membantu masyarakat dalam menjaga kawasan mangrove dan sumber daya pesisir.
Namun, ia mengakui keterbatasan sarana dan prasarana menjadi salah satu kendala dalam pengawasan wilayah laut. Kondisi tersebut semakin terasa ketika cuaca buruk karena Pokmaswas memiliki keterbatasan armada untuk melakukan pemantauan.
Ia berharap pemerintah dan pihak terkait dapat memberikan dukungan terhadap kegiatan pengawasan masyarakat, terutama dalam penyediaan sarana pendukung, sehingga upaya menjaga ekosistem pesisir dan sumber daya laut di Desa Medan Mas dapat dilakukan secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....