Geo Mangrove RB-5 Diluncurkan, Perkuat Perlindungan Pesisir

  • 23 Jul 2026 19:00 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Memperingati Hari Mangrove Sedunia pada Minggu, 26 Juli 2026, Kelompok Pelestari Lingkungan Buih Muara Sungai Kupah meluncurkan inovasi pemecah ombak yang diberi nama Geo Mangrove RB-5 di Desa Sungai Kupah, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Peluncuran inovasi tersebut menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung rehabilitasi kawasan mangrove sekaligus mengurangi dampak abrasi di wilayah pesisir. Teknologi Geo Mangrove RB-5 memanfaatkan ban bekas sebagai media pelindung yang dipadukan dengan penanaman mangrove sehingga mampu meredam energi gelombang, menjaga kestabilan garis pantai, serta menciptakan habitat yang mendukung pertumbuhan ekosistem pesisir.

Kegiatan ini juga menjadi wujud kolaborasi antara dunia usaha dan masyarakat dalam menghadirkan solusi berbasis lingkungan. Selain berkontribusi terhadap pelestarian mangrove, program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kawasan pesisir sebagai benteng alami dari ancaman abrasi dan perubahan iklim.

Ketua Kelompok Pelestari Lingkungan Buih Muara Sungai Kupah, Rudi Hartono, mengatakan bahwa Geo Mangrove RB-5 merupakan inovasi lokal yang lahir dari kebutuhan masyarakat untuk melindungi kawasan pesisir secara berkelanjutan..

"Geo Mangrove RB-5 merupakan inovasi yang kami kembangkan sebagai solusi nyata untuk mengurangi abrasi sekaligus mendukung pertumbuhan mangrove. Kami berharap kolaborasi ini dapat menjadi contoh bahwa pelestarian lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau perusahaan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi mendatang," ujar Rudi Hartono, Kamis, 23 Juli 2026.

Melalui peluncuran Geo Mangrove RB-5, Rudi Hartono berharap upaya rehabilitasi mangrove di Desa Sungai Kupah dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat jangka panjang, baik bagi kelestarian lingkungan maupun kesejahteraan masyarakat pesisir. Program tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat semangat menjaga ekosistem mangrove sebagai pelindung alami pesisir demi masa depan yang lebih berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....