Mencari Ketenangan Hidup dengan Berdamai pada Setiap Ujian Allah SWT
- 11 Agt 2026 08:23 WIB
- Pontianak
Poin Utama
- Ketenangan hidup bukan berasal dari bebas masalah, melainkan dari hati yang mampu bersandar kepada Allah SWT dan menerima setiap ketentuan-Nya dengan penuh keikhlasan.
- Ustaz Adi Hidayat menekankan pentingnya menyediakan waktu untuk berkomunikasi dengan Allah SWT melalui berbagai ibadah.
- Salat malam, termasuk salat tahajud, adalah salah satu cara efektif untuk terhubung dengan Allah, dapat dilaksanakan sesuai dengan kemampuan masing-masing individu mulai dari dua rakaat atau lebih.
RRI.CO.ID, Pontianak - Ketenangan hidup tidak selalu hadir ketika seseorang terbebas dari masalah. Bagi Ustaz Adi Hidayat, ketenangan justru tumbuh ketika hati mampu bersandar kepada Allah SWT dan menerima setiap ketentuan-Nya dengan penuh keikhlasan.
Melalui media sosialnya, Ustaz Adi Hidayat mengingatkan pentingnya menyediakan waktu untuk berkomunikasi dengan Allah SWT. Salah satu caranya dengan melaksanakan salat malam, termasuk salat tahajud, meskipun hanya dua rakaat atau lebih sesuai kemampuan.
Ia menekankan agar ibadah tersebut dilakukan secara konsisten. Menurutnya, kebiasaan bangun malam untuk berdoa dan memohon petunjuk dapat menjadi salah satu cara memperkuat hubungan seorang hamba dengan Allah SWT.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa setiap manusia memiliki ujian yang berbeda. Ada yang menghadapi kesulitan, kehilangan, persoalan kesehatan, hingga ujian dalam urusan rezeki. Namun, keadaan tersebut tidak semestinya dipandang sebagai tanda kebencian Allah SWT.
Sebaliknya, setiap ujian dapat menjadi kesempatan untuk semakin mendekatkan diri kepada-Nya.
Dalam menjalani kehidupan, kegelisahan terkadang bukan semata-mata karena beratnya persoalan. Berkurangnya komunikasi dengan Allah SWT melalui doa, zikir, salat, dan membaca Al-Qur'an juga dapat membuat hati kehilangan sumber ketenangan.
Karena itu, Ustaz Adi Hidayat mengajak umat untuk kembali memperkuat hubungan dengan Allah SWT. Ketika hubungan tersebut semakin dekat, seseorang diharapkan memiliki hati yang lebih lapang dalam menghadapi berbagai keadaan.
Ia juga mengingatkan pentingnya mensyukuri setiap nikmat yang telah diberikan Allah SWT, sekecil apa pun bentuknya. Rasa syukur dapat mengubah cara pandang seseorang sehingga lebih mampu melihat karunia daripada terus berfokus pada kekurangan.
Ketika cobaan datang, manusia juga tidak perlu terburu-buru menyalahkan keadaan. Bisa jadi, momentum tersebut justru menjadi kesempatan untuk memperbaiki hubungan dengan Allah SWT sekaligus memperbaiki diri.
Pada akhirnya, setiap ujian dapat dimaknai sebagai proses untuk membentuk pribadi yang lebih sabar, bersyukur, dan penuh harapan.
Mari menjadikan setiap keadaan sebagai jalan untuk semakin dekat kepada Allah SWT. Perbanyak ibadah, jaga doa dan zikir, serta kuatkan tawakal. Sebab, ketenangan sejati lahir dari hati yang senantiasa terhubung dengan-Nya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....