"Bertemu" Komponis Richard Wagner dI Museumnya
- 05 Mei 2026 18:51 WIB
- Pontianak
Poin Utama
- Museum Richard Wagner
- Jerman
- Komposer
RRI.CO.ID, Pontianak - Ketika berada di Eropa, saya menyempatkan diri berkunjung ke Richard Wagner Museum. Museum yang eksotik ini didedikasikan untuk kehidupan dan karya komposer Jerman terkenal, Richard Wagner.
"Ada beberapa museum yang berbeda, namun dua yang paling utama adalah di Bayreuth, Jerman atau Villa Wahnfried dan di Lucerne, Swiss atau Tribschen", kata Hans sahabat saya.
Richard Wagner Museum di Bayreuth Jerman berada dalam kawasan Villa Wahnfried, rumah mantan komposer tersebut. Museum ini menyoroti kehidupan Wagner, sejarah Festival Bayreuth, dan dampak karyanya. Adapun Richard Wagner Museum Lucerne di Swiss letaknya di Tribschen, tepi Danau Lucerne, tempat Wagner pernah tinggal dari tahun 1866 hingga 1872.
Richard-Wagner-Stätten Graupa di Jerman adalah tempat lain yang mendokumentasikan masa Wagner di Saxony. Museum-museum ini menampilkan koleksi pribadi, manuskrip, kostum, dan sejarah pementasan opera Wagner.
"Richard Wagner adalah seorang komposer abad ke-19 yang merevolusi opera menjadi drama musik. Ia dikenal karena karya-karyanya yang megah, namun juga merupakan sosok yang kontroversial karena pandangannya anti-semitisme", kata Hans dalam bahasa Inggris yang kumengerti.
Dalam diri Wagner tampaknya lebih bersifat obsesif sebagai seorang penggemar berat daripada romantis untuk perjalanan hidupnya.
Kubaca dari biografinya, Richard Wagner (1813-1883) memulai studi musiknya di Dresden, di mana dia belajar harmoni secara privat dengan Christian Gottlieb Müller.
"The Ride of the Valkyries, dari Babak III opera Die Walküre, bisa dibilang merupakan komposisi Wagner yang paling terkenal. Karya ini terkenal lagi ketika digunakan dalam film tahun 1979, Apocalypse Now, yang disutradarai oleh Frances Ford Coppola. Opera terakhir Richard Wagner, Parsifal, adalah karya seorang pria yang berada di penghujung hidupnya", kata Anne sahabat saya yang satunya menambahkan keterangan Hans.
Parsifal menceritakan tahun-tahun pengembaraannya, berusaha menemukan jalan kembali kepada Amfortas dan Cawan Suci. Gurnemanz memberitahunya bahwa ia datang pada waktu yang tepat, Amfortas, yang mendambakan kematian, menolak untuk menyingkap Cawan Suci. Persaudaraan sedang menderita, dan Titurel telah meninggal.
"Opera romantis karya Richard Wagner bertajuk Lohengrin yang untuk pertamakalinya dipentaskan pada tahun 1850 di Weimar. Ini adalah opera Romantis tiga babak karya Wagner, yang berdurasi sekitar tiga setengah jam. Sumber sastra opera ini adalah puisi epik abad pertengahan Jerman berjudul Parzival karya Wolfram von Eschenbach", tambah Anne.
Sikap politik Wagner dan hubungannya dengan kaum nasionalis Jerman di Dresden, yang menyebabkan Pemberontakan Mei yang gagal, membuat Wagner harus melarikan diri, dan ia menghabiskan 12 tahun berikutnya hidup dalam pengasingan di Swiss, tanpa penghasilan tetap. Larangan politik ini baru dicabut pada tahun 1862. (Penulis: Syafaruddin DaEng Usman)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....