Hubungan Bahasa dan Budaya Literasi

  • 28 Feb 2026 09:11 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Peran generasi muda sangat penting dalam menghidupkan budaya literasi. Namun, ini dapat dibangun dalam menggunakan bahasa yang tepat dan santun dalam penerapannya. Hubungan antara bahasa dan budaya literasi dijelaskan oleh Duta Bahasa Kalimantan Barat 2025 pada acara Insightainment PRO 2 RRI Pontianak pada Rabu, 25 Februari 2026.

Dibahas dalam acara tersebut, terdapat dalam dua aspek, diketahui bahwa bahasa merupakan alat komunikasi, alat yang digunakan untuk berinteraksi sesama atau bahkan diruang publik. Sedangkan literasi ialah pemahaman dalam membaca, mengolah informasi dan menulis.

Jadi kedua hal tersebut saling berkaitan dan bersinambungan. Bahasa memberikan bentuk dan makna pada literasi, tanpa bahasa, membaca dan menulis tidak bisa dilakukan, karena ilmu semakin berkembang jadi literasi membuat bahasa lebih berkembang lagi. Jadi dengan adanya literasi atau budaya literasi ini sama dengan menghidupkan bahasa, khususnya bahasa yang ada di Kalimantan Barat.

"Dapat dikatakan bahwa bahasa adalah pintu masuk utama, tanpa bahasa ya kita tidak bisa berkomunikasi," kata Duta Bahasa Kalimantan Barat tahun 2025 Asep dan Japenita Baro, Sabtu. 29 Februari 2026.

Menurut Japenita, Budaya literasi kini juga terasa lebih penting terutama digunakan pada era digital. Semua informasi didapat dengan mudah melalui media sosial.

Japenita menilai, tanpa literasi yang memadai, dan kemampuan literasi yang cukup, seseorang dapat keliru ketika menyerap informasi. Hal ini yang menimbulkan kesalahpahaman dalam berkomunikasi antara pemberi dan penerima informasi.

"Betul kata bang Asep tadi, kalau kemampuan literasi dan bahasa itu saling berhubungan, karena ini merupakan jembatan kita untuk bisa membaca dan memahami komunikasi yang terjadi,," ucap Japenita.

Perubahan bahasa dan penambahan kosa kata yang terjadi kini, juga perlu dicermati dan hati-hati apabila diikuti, karena terkadang penyebaran bahasa baru, yang bukan dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), dapat menimbulkan kesalahpahaman dalam berkomunikasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....