Peran Bahasa dalam Membentuk Karakter
- 24 Feb 2026 22:21 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Cara seseorang dalam berkomunikasi dapat mencerminkan bagaimana karakter pada orang tersebut. Bahasa yang digunakan dalam berkomunikasi seperti cermin karakter berjalan. Bagaimana cara menyusun kata, nada bicara yang digunakan, bahkan istilah yang dipakai, merupakan pemberi sinyal karakter seseorang. Tanpa disadari bahasa yang digunakan itu merupakan perwakilan diri. Peran bahasa dalam membentuk karakter ini disampaikan dalam siaran edukatif INSIGHTAINMENT RRI Pro 2 Pontianak pada Senin, 23 Februari 2026.
Duta Bahasa Provinsi Kalimantan Barat 2025, Zarif menyampaikan bahasa itu bukan hanya mencerminkan karakter tapi juga membentuk karakter.
"Bahasa itu juga membentuk karakter, misalnya terbiasa berbicara dengan kalimat positif, seperti tenang atau bisa kok atau yuk cari solusinya bersama, lama-lama pola pikir kita juga lebih optimis juga tenang menghadapi masalah. Sebaliknya, kalau setiap hari mengeluh, atau nyindir, pelan-pelan pikiran kita juga negatif," kata Zarif, menjelaskan.
Bahasa itu tidak hanya alat komunikasi, tapi juga alat pembentuk kebiasaan berpikir. Cara bicara itu seperti jendela kecil yang memperlihatkan isi dalam diri seseorang. Selain itu, dampak dari bahasa yang digunakan dapat memengaruhi lingkungan terdekat. Seperti yang disampaikan oleh Seferina bahwa pemilihan kata yang tepat perlu digunakan ketika bersama seseorang.
"apabila kita bersama seseorang yang baru denger satu kalimat rasanya ingin menjauh, berbeda dengan seseorang yang apabila berbicara menenangkan rasanya betah untuk berlama-lama berkomunikasi dengan orang tersebut," ujar Seferina.
Penyampaian kalimat dan penggunaan bahasa ini yang disebut dengan kekuatan bahasa. Satu kalimat bisa menjadi dua makna, kalimat positif yang menjadi bahasa pelukan hangat, atau kalimat negatif yang dapat menyakiti orang lain.
"Orang bijak itu adalah orang yang tepat dalam menggunakan bahasanya sehingga kita harus berpikir dulu sebelum mengeluarkan kata-kata. Makanya ada istilah mulutmu harimaumu," kata Seferina dan Zarif.
Harapan dari Duta Bahasa bahwa anak muda dapat menggunakan bahasa yang tepat dan dapat berpikir terlebih dahulu sebelum berbicara. Karena cara bicara dapat menentukan bagaimana karakter seseorang. Ini bisa dilatih dan saran yang disampaikan yaitu cukup dengan satu kebiasaan kecil yaitu berpikir sejenak sebelum berkomunikasi dengan orang lain.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....