RRI.CO.ID, Pontianak - Buya Yahya menganjurkan doakan dengan doa kebaikan kepada orang lain yang tidak tegur sapa, memasuki datangnya bulan suci Ramadan, Islam mengajarkan umatnya untuk membersihkan hati sebelum membersihkan raga. Damai, saling memaafkan, dan kembali tegur sapa menjadi pintu awal turunnya keberkahan.
Dalam ajaran Islam, memutus hubungan persaudaraan lebih dari tiga hari termasuk dosa yang tidak ringan. Rasulullah mengingatkan bahwa amalan bisa tertahan karena hati yang saling membenci dan enggan berdamai.
Sering kali ego, gengsi, dan perasaan ingin menang sendiri membuat lisan berat untuk mengucap maaf. Padahal satu kata maaf mampu membuka pintu pahala dan menutup pintu dosa yang mengalir diam-diam.
Solusi pertama adalah meluruskan niat bahwa berdamai bukan berarti kalah, tetapi taat kepada Allah. Orang yang memulai salam dan meminta maaf justru lebih mulia di sisi-Nya.
Solusi kedua adalah memperbanyak doa agar hati dilembutkan dan dijauhkan dari bisikan setan. Hati yang dekat dengan Allah akan ringan melangkah menuju perdamaian.
Solusi ketiga adalah berani memulai tegur sapa meski terasa canggung. Senyum, salam, dan sapaan sederhana sering kali menjadi jembatan runtuhnya tembok permusuhan.
Ramadan adalah bulan pengampunan, maka jangan biarkan dendam ikut masuk bersamanya. Datangilah Ramadan dengan hati yang lapang agar ibadah diterima dan hidup dipenuhi ketenangan. Wallahu'alam Bishawab.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....