Mini Soccer, Magnet Baru Antusias Bola Pontianak

  • 25 Jun 2025 09:33 WIB
  •  Pontianak

KBRN, Pontianak: Perkembangan olahraga ‘bola’ saat ini semakin beragam dan memiliki banyak pilihan. Sekarang tidak hanya sepakbola ataupun futsal saja yang menjadi alternatif warga Pontianak untuk bermain bola, akan tetapi ada olahraga Mini Soccer yang saat ini banyak digemari oleh masyarakat.

Sejarah olahraga Mini Soccer ini berawal dari permainan small-sided football yang populer di benua Eropa sejak abad ke-20. Tujuan dari awalnya dibentuk olahraga ini adalah untuk melatih teknik dasar bermain sepakbola selain itu juga untuk meningkatkan partisipasi anak-anak dalam bermain bola.

Namun, kini olahraga ini banyak digemari oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang usia baik tua maupun muda khususnya di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Kesenangan masyarakat dengan Mini Soccer ini didukung oleh beberapa faktor alasan mengapa olahraga ini sangat digemari.

  1. Alternatif dari keterbatasan lapangan sepakbola

Lapangan sepakbola di Pontianak seringkali tidak nyaman dimainkan di musim hujan karena berlumpur dan bergelombang, selain itu juga disebabkan oleh akibat mahalnya perawatan untuk lapangan sepakbola yang cukup luas. Sehingga Mini Soccer hadir sebagai pilihan lapangan dengan biaya perawatan lebih murah, dan juga bentuk lapangan yang rata, drainase baik, serta ukuran yang lebih kecil sekitar 37 x 55 meter ini cocok untuk berbagai kalangan dari pelajar hingga pekerja.

  1. Antusiasme masyarakat yang tinggi

Antusiasme masyarakat mengenai olahraga Mini Soccer ini terlihat sejak lapangan Mini Soccer mulai dibuka di Kota Pontianak sekitar tahun 2023 dengan jadwal booking yang saat itu sangat padat. Selain itu, antusiasme warga mengenai olahraga ini juga dengan mengadakan berbagai SSB untuk anak-anak usia dini sehingga lapangan Mini Soccer ini nyaris tidak pernah sepi.

  1. Ajang silaturahmi antarkomunitas dan instansi

Ramainya olahraga ini semakin didukung dengan turnamen-turnamen yang diadakan oleh instansi dan komunitas lokal Mini Soccer. Kompetisi-kompetisi inilah yang sukses mempererat kebersamaan antarkomunitas dan instansi sehingga olahraga ini semakin digemari oleh masyarakat di Kota Pontianak.

  1. Dampak terhadap ekonomi Lokal

Bisnis lapangan Mini Soccer ini juga menjadi ladang pertumbuhan bagi ekonomi lokal di Pontianak, bagaimana tidak untuk satu jam sewa lapangan Mini Soccer ini berkisar antara Rp350rb - 850rb tergantung waktu dan fasilitas dari lapangan tersebut. Dampak ekonomi ini bukan hanya di sektor penyewaan lapangan saja, akan tetapi juga sektor fotografi dan usaha UMKM sekitar lapangan yang mampu meraup pendapatan sekitar Rp 30-40 juta per bulan yang membuat usaha ini cukup berdampak terhadap ekonomi lokal.

  1. Fasilitas mulai berkembang

Untuk saat ini sudah terdapat lebih dari 10 lapangan Mini Soccer yang tersebar di Kota Pontianak dan daerah sekitarnya serta akan terus bertambah lagi mengingat antusias warga masyarakat saat ini masih cukup tinggi. Setiap lapangan Mini Soccer yang ada telah dilengkapi dengan berbagai kelebihan dan fasilitas seperti Cafe, Gym, Ruang Ganti dan tempat penyewaan alat-alat pertandingan.

Mini Soccer yang hadir ini telah dapat membangkitkan gairah olahraga bola yang sudah mulai kurang digemari oleh masyarakat karena kurangnya lapangan yang berkualitas di Kota Pontianak. Olahraga ini tidak hanya memberikan alternatif olahraga yang sedikit ringan dan efisien, namun adanya olahraga ini juga menjadi sarana bagi para pelajar dan pekerja dalam menjalin koneksi sosial antara satu dan lainnya.

Dengan dukungan fasilitas yang terus berkembang serta agenda-agenda turnamen ataupun skema pembinaan yang terus berjalan saat ini. Olahraga Mini Soccer ini diharapkan dapat menjadi potensi inovasi budaya olahraga baru yang terus konsisten dan berkelanjutan untuk seluruh golongan masyarakat di Kota Pontianak dan sekitarnya. (Penulis: RRI/Muhammad Rifqi Mubaarak)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....