Ketua TPPS Fahrur Rofi: Anak TKI Asal Sambas di Malaysia Rentan Stunting
- 14 Nov 2022 19:22 WIB
- Pontianak
KBRN, Sambas: Ketua Tim
Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Sambas, Fahrur Rofi melihat, persoalan tenaga kerja Indonesia (TKI) yang mencari penghidupan di negeri tetangga ada
kaitannya dengan kasus stunting yang terjadi. Persoalan tersebut menjadi
tantangan Sambas dalam upaya menurunkan angka stunting yang kini masih berada
di angka 32,6 persen.
"Tak sedikit TKI asal Sambas yang mencari kerja di Malaysia. Para TKI ini rerata sudah berkeluarga dan memiliki anak. Ketika memutuskan ke Malaysia, anak-anaknya dititipkan pada orang tuanya. Alhasil, asupan gizi anak tak dapat perhatian maksimal," kata Wakil Bupati Sambas, Fahrur Rofi, Senin (14/11/2022).
Melihat fenomena ini, tentu bukan sesuatu hal yang baik. Ia pun bisa menyimpulkan, jika asupan gizi tidak menjadi perhatian bagi orang tua, bisa memunculkan kasus stunting di kemudian hari.
Selain persoalan keluarga TKI yang mencari pekerjaan di Malaysia dapat menyebabkan kasus stunting, Rofi melihat kondisi geografis di Kabupaten Sambas juga menjadi kendala dalam upaya menurunkan stunting. Meski begitu, ia melihat ini sebagai tantangan yang harus dientaskan bersama.
Rofi, yang juga Ketua TPPS Kabupaten Sambas melanjutkan, dalam upaya mencegah terjadinya stunting, Pemerintah Daerah Sambas melalui semua dinas bersama-sama melakukan intervensi dari berbagai program. Seperti pemberian bantuan peningkatan gizi untuk anak. Pembentukan TPK menjangkau ke seluruh desa, hingga lokakarya dan rembuk stunting.
SK Bupati tentang audit stunting juga sudah terbit dengan desa yang dilokuskan. Bahkan sosialisasi stunting juga sudah dilakukan saat khotbah Jumat. "Kita juga sudah MoU dengan Kemenag soal pendampingan catin [calon pengantin]," ujarnya.
Rofi berpesan dalam upaya penurunan stunting, tidak bisa dilakukan sendiri. Oleh sebab itu, OPD jangan ego sektoral. Persoalan penanganan stunting ini merupakan program pemerintah pusat. Sebagai ketua yang ditunjuk untuk menurunkan stunting di Sambas, ia mengajak semua lini makin rapat dalam menurunkan stunting di Sambas.
Pada kesempatan itu, ia juga mengatakan soal alokasi anggaran yang berlebih bisa diformulasikan untuk penanganan stunting.
"Ini kan penggunaannya bisa disesuaikan. Saya juga sudah mengarahkan kades untuk fokus ke penanganan stunting. Utamanya program ketahanan pangan," katanya, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....