HUT Pemprov Kalbar Ke-67 Jadi Momentum Refleksi
- 29 Jan 2024 15:47 WIB
- Pontianak
KBRN, Pontianak: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar) menginjak usia ke-67 tahun tepat di Minggu 28 Januari 2024 kemarin.
Pemprov Kalbar mengambil momen puncak peringatan HUT Pemprov Kalbar ke-67 dengan menggelar upacara bendera HUT Pemprov Kalbar Senin (29/1/2024). Upacara tersebut dihadiri dan diikuti seluruh jajaran forkopimda, OPD dan jajaran ASN Pemprop Kalbar dengan pelaksanaan penuh hikmat. HUT Pemprov Kalbar kali ini mengusung tema ‘Kalbar Melaju, Aman dan Kondusif’.
Penjabat Gubernur Kalbar Harisson saat menjadi Inspektur Upacara HUT Pemprov Kalbar ke-67 mengemukakan, tema tersebut dapat dimaknai dua sisi, antara lain refleksi program apa yang telah dicapai dan dijadikan momentum batu loncatan guna mencapai prestasi yang lebih baik dan lebih tinggi lagi dari masa sebelumnya.
“Kemajuan Provinsi Kalimantan Barat tidak semata buah perjuangan para pemimpin terdahulu, namun juga merupakan hasil kerja keras semua ASN di lingkungan Pemprov Kalbar maupun kabupaten kota di Kalbar,” ujarnya.
Harisson juga menyampaikan pesan dan arahan Presiden RI Joko Widodo dalam berbagai kesempatan kepada para seluruh kepala daerah di Indonesia terkait situasi global yang tidak menentu, untuk membantu meringankan beban masyarakat.
“Di antaranya mengendalikan inflasi, menjaga stabilitas harga bahan pokok di daerah, serta mewaspadai dampak penurunan harga komoditas akibat cuaca ekstrem,” katanya.
Lebih lanjut Harisson mengutarakan, perkembangan indikator makro kinerja umum Pemprov Kalbar tahun 2023 di antaranya, indeks pembangunan manusia (IPM) Kalbar masuk dalam kategori tinggi mencapai 70,47 persen. Kedua, angka pertumbuhan ekonomi 4,27 persen di triwulan III tahun 2023.
“Selanjutnya di tahun 2021, Kalbar sudah terbebas dari desa sangat tertinggal. Begitu juga dengan status desa mandiri kini bertambah menjadi 877 unit di tahun 2023. Kemudian, tingkat pengangguran terbuka Kalbar mencapai 5,05 persen di bawah angka pengangguran nasional sebesar 5,32 persen. Begitu juga, angka kemiskinan 2023 turun menjadi 6,71 persen di bawah angka kemiskinan nasional 9,36 persen,” katanya, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....