Komite API: Bupati Muda Tercatat dalam Sejarah Pergerakan Perempuan Indonesia

  • 23 Des 2023 12:13 WIB
  •  Pontianak

KBRN, Kubu Raya: Ketua Komite Nasional Pendidikan Paradigta Indonesia Nani Zulminarni mengapresiasi kepedulian Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan terhadap gerakan perempuan, baik itu Akademi Paradigta Indonesia (API), Perempuan Kepala Keluarga (Pekka) maupun Pusat Pengembangan Sumberdaya Wanita (PPSW) di Kabupaten Kubu Raya.

"Pergerakan perempuan yang dilakukan bapak Bupati Muda Mahendrawan selama ini telah memberikan kontribusi besar terhadap pemberdayaan perempuan di Kubu Raya, karena perempuan di Kubu Raya saat ini telah mampu menghadapi tantangan untuk keluarga, masyarakat dan bangsa ini," puji Nani Zulminani saat menghadiri wisuda 431 Akademi Paradigta Indonesia di ruang Praja Utama aula kantor bupati, Sabtu (23/12/2023) pagi.

Nani berharap pergerakan perempuan desa yang dilakukan bupati Muda Mahendrawan ini tidak hanya sampai di Kabupaten Kubu Raya saja, melainkan kedepannya mampu memberdayakan perempuan yang lebih luas lagi yaitu di tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).

"Kami menyampaikan terima kasih kepada bapak bupati yang telah mendukung kami dalam memprogramkan pemberdayaan perempuan di Kabupaten Kubu Raya dan mengembangkan kegiatan-kegiatan kami. Kami yakin, bapak bupati Muda Mahendrawan akan selalu tercatat dalam sejarah pergerakan perempuan di Indonesia," ucap Nani.

Nani menuturkan, komite API sangat menghargai perjuangan dan akan merasa kehilangan sosok kepala daerah yang sangat peduli terhadap pergerakan perempuan di Kubu Raya, Kalbar dan Indonesia, karena masa jabatan Bupati Muda Mahendrawan tidak lama lagi akan berakhir.

"Semoga berakhirnya masa jabatan pak Bupati Muda Mahendrawan ini akan menjadi langkah awal untuk menuju karir yang lebih tinggi lagi, siapa tau kedepannya saya bisa hadir dalam wisuda Akademi Paradigta Indonesia di tingkat Provinsi," kata Nani yang disambut Amiin oleh ratusan wisuda Akademi Paradigta yang hadir.

Nanti menilai, jika Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan ini bisa melanjutkan karirnya di tingkat Provinsi, dirinya yakin akan berapa banyak lagi alumni API dari 14 kabupaten/kota yang akan di wisuda di kantor Gubernur Kalbar.

"Inilah harapan kami pak bupati, karena saya menilai, apa yang bapak bupati programkan dalam peregarakan perempuan di Kubu Raya ini sudah sangat berdampak terhadap pembangunan di desa, keluarga maupun masyarakat. Semoga aja tahun depan wisuda API ini bisa digelar di kantor Gubernur Kalbar," ujar Nani yang disambut tepuk tangan ratusan alumni API yang diwisuda.

Sementara itu, Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengapresiasi pola pemberdayaan perempuan melalui Akademi Paradigta, ia mengajak para alumni Paradigta, Mentor, dan Akademisi untuk fokus pada masalah nyata yang ada di tengah masyarakat. Bupati mencontohkan tingginya angka stunting yang mengalami tren menurun selama dua tahun terakhir ini karena adanya kontribusi para alumni Akademi Paradigta.

"Kalau ibu-ibu sudah jadi alumni, dampak ibu-ibu bisa diukur jika bisa mengkaderkan kepada yang lainnya. Harapannya, ibu-ibu yang tidak paham dan sulit informasi bisa menambah wawasan dan mudah akses informasi sehingga bisa mengembangkan dirinya," kata bupati Muda.

Selain itu, bupati Muda meminta ibu-ibu alumni bersama dengan Pekka diharapkan bisa menjadi ahli dibidangnya seperti fokus pada posyandu, pendidikan, ekonomi, dan lain-lain.

"Perempuan yang berkarya adalah yang bermanfaat bagi masyarakat yang memerlukan bantuan dan perempuan hebat maka desa dengan sendirinya akan berdaulat," kata bupati, menjelaskan.

Pada tahun 2023 ini, terdapat 431 akademia dari 21 kelas Akademi Paradigta yang tersebar di 9 kecamatan dan 48 desa di Kabupaten Kubu Raya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....