886 Hotspot Terdeteksi di Kalbar, Ketapang Terbanyak
- 07 Okt 2026 15:24 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak – Sebanyak 886 titik panas atau hotspot terdeteksi di sejumlah wilayah Kalbar berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalbar, Selasa, 6 Oktober 2026 lalu. Dari jumlah tersebut, 62 titik masuk kategori tingkat kepercayaan tinggi atau high confidence.
Sebaran terbanyak berada di Kabupaten Ketapang dengan 47 titik, disusul Sintang lima titik. Lalu, Kayong Utara tiga titik, Kapuas Hulu dua titik, dan Sekadau lima titik.
Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Ria Norsan mengatakan kondisi tersebut perlu menjadi perhatian karena arah pergerakan angin berpotensi membawa dampak asap ke sejumlah wilayah di Kalbar. Pergerakan angin dari Kalimantan Tengah disebut mengarah ke wilayah Ketapang hingga Kubu Raya dan Kota Pontianak, bahkan berpotensi menuju negara tetangga.
“Yang paling banyak masih di Ketapang, sebanyak 47 titik panas,” ujar Norsan saat memantau kondisi sebaran hotspot di Ruang Data Analytics Room (DAR) Kantor Gubernur Kalbar, Rabu, 7 Oktober 2026.
Norsan juga meminta aparat penegak hukum mengambil tindakan terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran lahan. Menurutnya, proses hukum diperlukan agar pembakaran lahan tidak terus berulang dan menimbulkan dampak lebih luas.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Selain berpotensi memperluas kebakaran, asap yang dihasilkan dapat menurunkan kualitas udara dan berdampak terhadap kesehatan masyarakat.
“Kasihan masyarakat kita yang kena ISPA, terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia. Saya mengimbau kepada masyarakat yang masih membakar lahan, tolong stop, jangan lagi,” katanya.
Pemerintah Provinsi Kalbar mengingatkan masyarakat untuk turut menjaga kondisi lingkungan, sementara penanganan titik panas dan potensi kebakaran lahan terus menjadi perhatian di tengah pergerakan asap di sejumlah wilayah.
Baca juga: Kabut Asap Hambat Latihan, Roket Air MAN 1 Bidik Juara
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....