Seleksi 588 Calon Pegawai PDAM Pontianak Tekankan Antinepotisme
- 05 Okt 2026 14:12 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Sebanyak 588 peserta mengikuti tes tahap kedua seleksi terbuka penerimaan pegawai PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak, Senin, 5 Oktober 2026. Tes digelar di Aula Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak, Kalimantan Barat, dengan empat modul ujian selama tiga jam.
Materi yang diujikan meliputi kepribadian dan perilaku, kemampuan intelektual, sikap kerja, serta tes kepribadian kedua untuk mengukur konsistensi peserta. Direktur Utama PT Mardani Mulya Cemerlang selaku tim penyeleksi independen, Sri Rahmi Mardan, mengatakan seleksi dilakukan berdasarkan pemeringkatan hasil ujian.
Dari 588 peserta, panitia akan memilih 160 peserta terbaik berdasarkan nilai dan kualifikasi yang ditetapkan. Peserta yang lolos 160 besar akan mengikuti tes wawancara pada Selasa, 6 Oktober 2026. Seluruh hasil seleksi akan menjadi dasar pemeringkatan sebelum diserahkan kepada PDAM Tirta Khatulistiwa untuk menentukan peserta yang diterima.

Sri Rahmi meminta masyarakat dan Ombudsman turut mengawasi proses seleksi guna mencegah nepotisme serta pelanggaran aturan hubungan kekeluargaan. Pengawasan tersebut diperlukan untuk memastikan tidak ada peserta yang melanggar ketentuan Permendagri Nomor 23 Tahun 2024, khususnya Pasal 104.
Penyeleksi menargetkan menyerahkan 60 nama terbaik kepada PDAM pada pekan ini, terdiri atas 50 kandidat utama dan 10 kandidat cadangan. Kandidat cadangan akan menggantikan peserta utama apabila ditemukan indikasi pelanggaran aturan Permendagri. Sri Rahmi menegaskan seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan diminta mengikuti proses seleksi secara jujur serta maksimal.
Salah seorang peserta, Febri Andika (20), mengapresiasi respons panitia, terutama saat membantu menyelesaikan kendala jadwal pada tes tahap pertama. Febri, lulusan SMA Mujahidin Pontianak yang kini kuliah di Universitas Terbuka sambil bekerja freelance, mengatakan panitia memberinya kesempatan mengikuti tes susulan setelah terjadi miskomunikasi jadwal.
Menghadapi tes tahap kedua, Febri menilai ujian cukup menguras konsentrasi, terutama Modul 2 yang memuat sembilan subtes kemampuan intelektual. Ia menyebut soal matematika dan keterbatasan waktu menjadi tantangan utama.
Baca juga: Ombudsman Pantau Transparansi Tes CAT Rekrutmen Perumda Tirta Khatulistiwa
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....