Sepekan ke Depan Potensi Hujan di Kalbar Masih Ada, namun Waspada Ancaman Karhutla

  • 05 Okt 2026 09:19 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Supadio Pontianak memprediksi dalam sepekan ke depan potensi hujan di wilayah Kalimantan Barat (Kalbar) masih berpeluang di beberapa daerah, namun pada periode itu potensi kemudahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih tetap ada, terutama di Ketapang dan Kayong Utara.

Prakirawan Cuaca BMKG Supadio Pontianak Imawan M.Stakim mengatakan, sejumlah wilayah di Kalbar dalam sepekan ke depan masih berpeluang turun hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di sejumlah daerah di Kalbar terutama di bagian utara dan timur pada tanggal 5 hingga 11 Oktober 2026. Namun, potensi hujan harian ini cenderung menurun pada tanggal 6 hingga 8 Oktober 2026.

"Meski sejumlah wilayah berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, namun pada periode yang sama beberapa wilayah di Kalbar juga harus perlu mewaspadai kemudahan terjadinya karhutla terutama di Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara, karena di dua kabupaten itu masih minim potensi hujannya,' kata Imawan M.Stakim saat menyampaikan laporan prakiraan cuaca kepada tim terpadu penanganan karhutla melalui zoom, Minggu 4 Oktober 2026 malam.

Imawan menuturkan, berdasarkan pantauan citra satelit cuaca pada 4 Oktober 2026 pukul 16.00 WIB menunjukkan adanya pertumbuhan awan konvektif di wilayah Kabupaten Sambas, Bengkayang, Mempawah, Landak, Kubu Raya, Ketapang, Kayong Utara, Sanggau, Sintang, Kapuas Hulu, Kota Pontianak dan Kota Singkawang.

"Dalam sepakan kedepan, perlu diwaspadai juga potensi kemudahan terjadinya karhutla pada tanggal 5 hingga 11 Oktober dan terjadinya karhutla tertinggi terjadi pada tanggal 7 hingga 9 Oktober 2026 terutama bagian selatan Kalbar, yaitu Ketapang dan Kayong Utara," tutur Imawan.

Imawan menambahkan, sebaran titik panas (hotspot) di wilayah Kalbar pada Minggu, 4 Oktober 2026 hingga pukul 23.00 WIB, jumlah hotspot dengan kepercayaan tinggi sebanyak 24 titik yang berada di Kabupaten Ketapang. Sementara 13 kabupaten/kota lainnya nihil hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi.

"Jumlah sebaran hotspot pada Minggu 4 Oktober 2026 dengan kepercayaan tinggi sebanyak 24 titik di Kabupaten Ketapang mengalami kenaikan jika dibandingkan pada Sabtu 3 Oktober 2026 yang hanya 8 titik di daerah yang sama. Kondisi ini dikarenakan masih minimnya potensi curah hujan di wilayah itu, meski sejumlah wilayah Kalbar lainnya sempat diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang," kata Imawan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....