Minim Curah Hujan, Hotspot di Ketapang Kembali Naik
- 03 Okt 2026 09:52 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Minimnya intensitas curah hujan di Kabupaten Ketapang, berdampak semakin meningkatnya jumlah titik panas (hotspot) di daerah itu. Meski dalam beberapa hari terakhir sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas 1 Supadio Pontianak mencatat hingga tanggal 2 Oktober 2026 pukul 17.00 WIB jumlah titik panas (hotspot) kategori tinggi di Kalbar sebanyak 262 titik yang tersebar di 4 kabupaten. Jumlah ini mengalami peningkatan jika dibandingkan pada 1 Oktober 2026 hanya 47 titik yang tersebar di 5 kabupaten.
Dari jumlah itu, Kabupaten Ketapang masih menjadi daerah terbanyak memiliki hotspot kepercayaan tinggi dengan jumlah 247 titik, dari sebelumnya hanya 37 titik, disusul Melawi 10 titik, sementara Sintang dan Sanggau masing-masing memiliki 2 titik.
Detekai sebaran hotspot ini menggunakan sensor VIIRS dan MODIS pada satelit Polar (NOAA20, S-NPP, TERRA, dan AQUA) yang memberikan gambaran lokasi wilayah yang mengalami kebakaran hutan dan lahan. Satelit akan mendeteksi anomali suhu panas dibandingkan di wilayah sekitarnya.
BMKG Supadio juga memprediksi perlu mewaspadai terjadinya kemudahan karhutla di wilayah Kalbar yang akan terjadi pada 3 hingga 9 Oktober 2026. Meski demikian, pada periode yang sama potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi merata di seluruh kabupaten/kota di Kalbar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....