Kemarau Panjang Picu Warga Pontianak Antre Air Minum

  • 20 Sep 2026 17:26 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Kemarau berkepanjangan membuat warga harus mengantre sejak pagi untuk mendapatkan air minum demi memenuhi kebutuhan sehari-hari. Satu di antara warga yang mengantre, Yuliansyah mengaku sudah berada di lokasi sejak pukul 09.00 dan masih menunggu giliran mendapatkan air.

Ramainya warga yang datang menunjukkan kebutuhan terhadap pasokan air bersih semakin meningkat. "Saya sudah antre dari jam sembilan pagi, sampai sekarang masih menunggu giliran," kata Yuliansyah saat mengentre di Depot Air Pengisian Ulang Air di jalan Alianyang Pontianak, Minggu, 20 September 2026.

Antrean galon air minum terlihat sejak pagi sudah berjejer menunggu di depot air isi ulang di Jalan Alianyang Pontianak, Minggu, 20 September 2026 (Foto : RRI/ Harmanta).

Menurutnya, kesulitan memperoleh air menjadi persoalan baru yang harus dihadapi masyarakat di tengah kondisi kemarau. Ia bahkan membandingkan situasi tersebut dengan kebutuhan dasar lainnya yang juga harus diperoleh melalui antrean.

"Sebelumnya antre minyak, sekarang antre air. Jadi untuk kebutuhan sehari-hari memang semakin sulit," ujarnya.

Yuliansyah mengatakan, kondisi itu terjadi karena sumber air di sekitar tempat tinggalnya mulai sulit diandalkan selama musim kemarau. Karena tidak memiliki tempat penampungan air hujan, ia memilih membeli air bersih untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga.

"Di rumah tidak ada penampungan air hujan, jadi mau tidak mau harus beli air. Tetangga di sekitar sini juga mengalami kesulitan yang sama," katanya.

Ia menilai kondisi kekurangan air tahun ini terasa lebih berat dibandingkan musim kemarau sebelumnya. Warga harus meluangkan waktu lebih lama untuk mendapatkan air, sementara kebutuhan rumah tangga tetap harus dipenuhi setiap hari.

"Kalau saya lihat, tahun ini yang paling parah dibandingkan sebelumnya. Antreannya ramai dan air memang susah," tuturnya.

Yuliansyah berharap pemerintah dapat lebih memperhatikan kondisi masyarakat yang kesulitan memperoleh air bersih dan air minum, termasuk dengan melihat langsung kebutuhan warga di lapangan.

"Harapannya pemerintah lebih memperhatikan masyarakat, turun melihat kondisi di lapangan dan memastikan air bersih tersedia," katanya, mengakhiri.

Baca juga: Senyum Warga saat Terima Air Bersih Gratis dari Karang Taruna Pontianak

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....