Pasien diare di RSUD Kubu Raya meningkat lebih dari 50 persen

  • 18 Sep 2026 07:01 WIB
  •  Pontianak
Poin Utama
  • Jumlah Pasien Diare meningkat 50 persen
  • RSUD Kubu Raya
  • IDI Imbau Masyarakat tak konsumsi air asin

RRI.CO.ID, Kubu Raya - Kasus diare yang ditangani RSUD Tuan Besar Syarif Idrus Kubu Raya mengalami peningkatan signifikan sepanjang September 2026. Jumlah pasien bahkan tercatat meningkat lebih dari 50 persen dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

Direktur RSUD Tuan Besar Syarif Idrus, Asep Ahmad Saefullah, mengatakan peningkatan kasus diare terjadi di tengah kondisi kemarau yang menyebabkan ketersediaan air bersih semakin terbatas. Sejumlah wilayah juga mulai mengalami kondisi air yang asin.

"Diare sepanjang bulan ini cukupntinggi, banyak pasien yang diare ini karena airnya mulai asin, air bersih mulai susah. Itu ada satu keluarga diare yang dibawa ke sini," ungkap Asep pada Kamis, 17 September 2026.

Berdasarkan data RSUD Tuan Besar Syarif Idrus, hingga September terdapat 21 pasien diare yang mendapatkan perawatan di IGD. Jumlah tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan kondisi normal yang rata-rata hanya berkisar tiga hingga lima pasien.

"Peningkatannya tinggi banget ya, lebih dari 50 persen," tambahnya.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena keterbatasan air bersih selama musim kemarau berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan masyarakat.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kubu Raya, Hendy Stio Iwantono, mengimbau masyarakat tidak menggunakan air asin untuk dikonsumsi. Menurutnya, masyarakat sebaiknya mencari sumber air tawar untuk memenuhi kebutuhan minum dan memasak.

"Air asin itu kita tidak bisa olah di rumah ya, mau tidak mau kita harus mencari air tawar. Kalaupun terpaksa mengkonsumsi air asin, sesegara mungkin dihentikan. Sebisa mungkin jangan dikonsumsi," pungkas Hendy.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....