Hujan Redakan Kabut Asap Pontianak, Udara Masih Berbahaya
- 16 Sep 2026 08:38 WIB
- Pontianak
Poin Utama
- Hujan yang mengguyur Pontianak sejak Selasa sore hingga malam pada 16 September 2026 berhasil membersihkan kabut asap yang sebelumnya menyelimuti kota.
- Visibilitas jalan-jalan di Pontianak menjadi lebih jelas dan udara terasa lebih segar setelah hujan turun dibandingkan hari-hari sebelumnya.
- Sebelum hujan turun, jarak pandang di sejumlah kawasan Pontianak sangat terbatas akibat pekatnya kabut asap yang juga mengganggu aktivitas masyarakat dan meningkatkan kekhawatiran terhadap kesehatan.
RRI.CO.ID, Pontianak - Suasana Kota Pontianak pada Rabu pagi, 16 September 2026, terasa berbeda setelah hujan mengguyur sejumlah wilayah sejak Selasa sore hingga malam. Jalan-jalan yang sebelumnya diselimuti kabut asap mulai terlihat lebih jelas, sementara udara terasa lebih segar dibandingkan hari-hari sebelumnya.
Sebelum hujan turun, jarak pandang di sejumlah kawasan Pontianak sempat sangat terbatas akibat pekatnya kabut asap. Kondisi tersebut juga mengganggu aktivitas masyarakat dan meningkatkan kekhawatiran terhadap kesehatan.
Hujan yang turun membawa sedikit kelegaan. Kabut asap yang sebelumnya menutup pandangan mulai memudar. Namun, membaiknya jarak pandang belum berarti persoalan kualitas udara telah berakhir.
Data pemantauan Kementerian Lingkungan Hidup pada Selasa, 15 September 2026 pukul 22.00 WIB menunjukkan stasiun pemantauan di Pontianak Tenggara masih mencatat ISPU 826, dengan parameter kritis PM10. Konsentrasi PM2.5 juga berada pada level sangat tinggi.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa hujan memang membantu membersihkan sebagian partikel pencemar di udara, tetapi masyarakat tetap perlu waspada terhadap paparan asap dan partikulat halus.
Sebelumnya, kabut asap di Pontianak juga dilaporkan cukup tebal meskipun hujan telah mengguyur sejumlah wilayah. Pemerintah Kota Pontianak menyebut kualitas udara masih menjadi perhatian karena berada pada kategori berbahaya.
Bagi masyarakat, turunnya hujan menjadi kabar yang sangat dinantikan.
“Setelah hujan, pagi ini pandangan terasa lebih jelas. Bau asap juga tidak sekuat sebelumnya. Mudah-mudahan hujan turun lagi supaya asap benar-benar hilang,” ujar Herman warga Pontianak, Rabu, 16 September 2026.
Warga lainnya berharap kondisi udara segera kembali normal sehingga aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan anak-anak di luar rumah, dapat berjalan lebih aman.
Hujan pagi ini pun menjadi secercah harapan bagi warga Pontianak. Namun, dengan kualitas udara yang masih berada pada tingkat berbahaya, masyarakat tetap dianjurkan mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker apabila harus beraktivitas di luar. Kondisi kabut asap juga masih menjadi perhatian di Kalimantan Barat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....