Kabut Asap Turunkan Visibility, Sejumlah Penerbangan Bandara Supadio Dibatalkan
- 12 Sep 2026 23:44 WIB
- Pontianak
RRI. CO. ID, Pontianak – Manajemen PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio Pontianak menyampaikan informasi terkini terkait gangguan operasional penerbangan akibat fenomena kabut asap yang menyebabkan jarak pandang (visibility) berada di bawah batas minimum keselamatan (below minima), Sabtu, 12 September 2026.
Berdasarkan pemantauan di lapangan, jarak pandang (Visibility) di kawasan Bandara Internasional Supadio Pontianak mengalami penurunan yang signifikan dan berfluktuasi, di mana sejak pukul 05.00 WIB hingga 16.00 WIB, jarak pandang (Visibility) berada di kisaran 300 sampai 500 meter.
Kondisi jarak pandang (Visibility) yang belum memenuhi standar keselamatan penerbangan tersebut berdampak pada belum dapat dilakukannya aktivitas take off maupun landing pesawat udara, sehingga terjadi penundaan panjang (long delay) serta pembatalan penerbangan (flight cancellation) penerbangan pesawat oleh sejumlah maskapai.
Berdasarkan hasil koordinasi dengan seluruh maskapai, sampai dengan saat ini tercatat sebanyak 30 penerbangan (15 keberangkatan dan 15 kedatangan) dari dan menuju Bandara Internasional Supadio diputuskan untuk dibatalkan (cancel).
General Manager Bandara Internasional Supadio Pontianak, Maya Damayanti, menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan penerbangan merupakan prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan bagi operasional penerbangan.
"Kami memahami ketidaknyamanan yang dialami oleh para penumpang akibat situasi cuaca di luar kendali ini. Oleh karena itu, koordinasi intensif terus kami lakukan bersama BMKG, AirNav, dan seluruh Maskapai untuk memastikan penanganan dan pelayanan penumpang di Terminal Bandara Internasional Supadio berjalan dengan baik dan optimal, serta kami bersama stakeholder selalu memantau kondisi jarak pandang (Visibility) dan pergerakan cuaca guna memastikan keselamatan dan keamanan operasional penerbangan di Bandara Internasional Supadio," ujar Maya Damayanti.
Guna memberikan pelayanan terbaik dan kenyamanan kepada seluruh penumpang di Terminal Bandara Internasional Supadio, Manajemen Bandara mengambil langkah-langkah antisipatif sebagai berikut:
- Melakukan penambahan kursi di ruang tunggu serta penambahan personel operasional di lapangan.
- Memberikan layanan pemulihan (service recovery) berupa pembagian masker, air mineral kemasan dan makanan kecil (snack) kepada para penumpang pesawat yang terdampak di ruang tunggu.
Adapun proses pengembalian dana (refund) dan penjadwalan ulang (reschedule) penerbangan oleh Maskapai telah dilakukan di Check-in Counter dan Customer Service masing-masing Maskapai di Terminal.
Manajemen Bandara Internasional Supadio bersama seluruh Stakeholder terus memantau perkembangan cuaca dan jarak pandang (Visibility) secara berkala demi mengutamakan aspek keselamatan penerbangan, keamanan penerbangan dan kenyamanan bagi seluruh pengguna jasa Bandara Internasional Supadio.
“Kami mengimbau agar Pihak Maskapai dapat secara cepat memberikan informasi terkini kepada calon penumpang pesawat terkait status penerbangan. Dan calon penumpang pesawat dapat meminta informasi mengenai status penerbangan melalui berbagai saluran resmi yang disediakan oleh Pihak MaskaMay, " ujar Maya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....