BMKG Prediksi Hujan di Sejumlah Wilayah Kalbar Hari Ini

  • 08 Sep 2026 07:38 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Cuaca di wilayah Kalimantan Barat pada Selasa, 8 September 2026, diprakirakan masih didominasi kondisi berawan dan kabut asap. Sejumlah wilayah juga berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang.

Prakirawan BMKG Supadio Pontianak, Noven, mengatakan pada pagi hingga siang hari sebagian besar wilayah Kalimantan Barat diprakirakan berawan dan masih diselimuti kabut asap.

“Secara umum Kalimantan Barat akan berawan dan masih diselimuti dengan kabut asap. Namun ada potensi hujan dengan intensitas ringan di sebagian wilayah Kabupaten Kapuas Hulu,” ujar Noven dalam keterangannya, pada Warta Berita Pagi RRI Pro 1 Pontianak, Selasa 8 September 2026.

Memasuki siang hingga sore hari, kondisi cuaca diprakirakan masih berawan dengan kabut asap. Potensi hujan ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Sambas, Bengkayang, Landak, Sanggau, Sekadau, Melawi, Sintang, dan Kapuas Hulu.

Sementara menjelang malam hingga dini hari, hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Landak dan Kapuas Hulu.

Dari sisi angin, BMKG memperkirakan angin dominan bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan 10 hingga 35 kilometer per jam. Suhu udara diprakirakan berada pada kisaran 22 hingga 35 derajat Celsius, dengan kelembapan udara 46 hingga 98 persen.

Noven mengimbau masyarakat untuk tetap mewaspadai kondisi cuaca dan dampak kabut asap, terutama berkurangnya jarak pandang.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap mewaspadai potensi kenaikan suhu udara dan berkurangnya jarak pandang akibat kabut asap. Selain itu, waspadai juga potensi hujan yang dapat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat,” katanya.

BMKG juga mencatat peningkatan signifikan titik panas atau hotspot di wilayah Kalimantan Barat. Dalam pemantauan 24 jam terakhir, terdeteksi sebanyak 1.057 titik panas.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena sebagian wilayah Kalimantan Barat masih memiliki potensi kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Untuk potensi kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan dalam sepekan ke depan, wilayah Kalimantan Barat masih masuk dalam kategori mudah hingga sangat mudah terbakar,” jelas Noven.

Masyarakat diimbau tidak melakukan pembakaran lahan, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran hutan dan lahan.

Informasi terbaru mengenai kondisi cuaca dan perkembangan titik panas dapat dipantau melalui laman BMKG Kalimantan Barat maupun media sosial resmi BMKG Kalbar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....