Koramil Sekadau Hilir Padamkan Karhutla di Engkersik

  • 07 Sep 2026 15:57 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Koramil Sekadau Hilir bersama personel BKO dan masyarakat memadamkan Karhutla setelah satu hotspot terdeteksi di Desa Engkersik.

Kebakaran hutan dan lahan tersebut terjadi di Desa Engkersik, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Senin, 7 September 2026.

Berdasarkan hasil pemantauan, satu titik panas terdeteksi dengan luasan lahan terbakar sekitar 0,6 hektare.

Temuan tersebut langsung ditindaklanjuti personel gabungan dengan bergerak menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.

Berkat respons cepat dan sinergi personel di lapangan, kobaran api berhasil dikendalikan hingga dinyatakan padam dan kondisi kembali aman.

Pemadaman melibatkan tiga personel Koramil 1204-15/Sekadau Hilir, lima personel BKO, serta empat warga setempat.

Koramil Sekadau Hilir bersama personel BKO dan masyarakat memadamkan Karhutla di Desa Engkersik, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Senin, 7 September 2026 (Foto : Pendim 1204/Sanggau)

Danramil 1204-15/Sekadau Hilir Kapten Arm Syarif Mahendra mengatakan, pihaknya terus meningkatkan patroli dan pemantauan di wilayah yang berpotensi terjadi Karhutla.

“Begitu terdeteksi adanya titik panas di Desa Engkersik, personel langsung bergerak bersama personel BKO dan masyarakat untuk melakukan pemadaman. Alhamdulillah, api berhasil dipadamkan dan kondisi saat ini sudah aman serta terkendali,” ujarnya.

Selain pemadaman, personel gabungan melanjutkan patroli pencegahan guna memastikan tidak muncul titik api baru di sekitar wilayah Desa Engkersik.

Patroli tersebut melibatkan tiga personel Koramil, tiga personel BKO Yon TP 538/TA, dua personel BKO Yon TP 833/BD, serta empat masyarakat Desa Engkersik.

Menurut Syarif Mahendra, patroli berkelanjutan penting dilakukan untuk mempercepat deteksi apabila kembali ditemukan indikasi kebakaran di wilayah rawan.

Ia juga mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan kepada aparat jika menemukan titik api.

“Pencegahan Karhutla membutuhkan kepedulian dan kerja sama semua pihak. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat menimbulkan kebakaran meluas,” tegasnya.

Sinergi TNI, personel BKO, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat pencegahan sekaligus mempercepat penanganan Karhutla sejak dini.

Dengan pemantauan dan patroli yang dilakukan secara berkelanjutan, potensi kebakaran diharapkan segera terdeteksi dan ditangani sehingga tidak meluas serta menimbulkan dampak lebih besar bagi masyarakat maupun lingkungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....