Warga Rasau Jaya Tiga Luruskan Video Karhutla Viral

  • 07 Sep 2026 15:55 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Warga Rasau Jaya Tiga meluruskan video viral yang dikaitkan dengan karhutla dan keberadaan bibit sawit di lokasi kejadian.

Video yang beredar di media sosial dan diunggah sejumlah akun, termasuk konten kreator Instagram salam.id, menimbulkan perhatian masyarakat.

Konten tersebut dikaitkan dengan wilayah Sekunder C, Dusun Suka Damai RT 01 RW 12, Desa Rasau Jaya Tiga, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya.

Namun, warga setempat memastikan narasi yang menghubungkan video tersebut dengan lokasi mereka tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Kepala Dusun Sekunder C, Suhendi, membenarkan bahwa memang terjadi kebakaran lahan di wilayahnya. Namun, ia menegaskan lokasi dalam video yang beredar bukan lokasi sebagaimana dinarasikan dalam unggahan tersebut.

Warga Rasau Jaya Tiga meluruskan video viral yang dikaitkan dengan karhutla dan keberadaan bibit sawit di lokasi kejadian wilayah Sekunder C, Dusun Suka Damai RT 01 RW 12, Desa Rasau Jaya Tiga, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Senin, 7 September 2026 (Foto : Edi S)

Menurut Suhendi, masyarakat perlu memperoleh informasi yang jelas agar tidak terjadi kesimpangsiuran terkait lokasi maupun konteks kejadian yang sebenarnya.

Ia juga meminta konten kreator yang pertama kali memviralkan video tersebut memberikan klarifikasi secara terbuka kepada masyarakat.

“Kalau memang ada informasi yang ingin disampaikan kepada masyarakat, silakan diklarifikasi. Datang dan temui warga, jelaskan maksud dan tujuan video itu diviralkan, supaya masyarakat tidak mendapatkan informasi yang keliru,” ujar Suhendi.

Sementara itu, Kepala Desa Rasau Jaya Tiga, Tukiman, turut menegaskan perlunya pelurusan informasi yang mengaitkan video tersebut dengan wilayah Rasau Jaya Tiga.

Pemerintah desa berharap persoalan tersebut tidak berkembang menjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat akibat informasi yang belum disertai penjelasan mengenai lokasi sebenarnya.

Klarifikasi juga disampaikan Masyarakat Peduli Api atau MPA, Mukiran. Ia menjelaskan, bibit sawit yang terlihat dalam video tidak berkaitan dengan kegiatan penanaman sawit di lokasi kebakaran.

Menurut Mukiran, bibit sawit tersebut merupakan bagian dari usaha pembibitan milik Bu Salim yang memang disiapkan untuk diperjualbelikan kepada masyarakat.

Karena itu, keberadaan bibit sawit tersebut tidak dapat serta-merta dikaitkan dengan kebakaran lahan yang terjadi di wilayah tersebut.

Warga Rasau Jaya Tiga berharap klarifikasi ini memberikan gambaran lebih utuh sekaligus mencegah informasi yang belum jelas kembali menimbulkan kesalahpahaman.

Di tengah perhatian terhadap karhutla di Kalimantan Barat, masyarakat diimbau lebih teliti sebelum membagikan konten, terutama yang berkaitan dengan lokasi dan konteks suatu kejadian. Suhendi kembali berharap konten kreator tersebut hadir dan memberikan penjelasan langsung kepada masyarakat agar persoalan tidak berhenti pada informasi viral tanpa klarifikasi fakta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....