Polres Kubu Raya Bangun 16 Sumur Bor Hadapi Krisis Air dan Karhutla
- 06 Sep 2026 20:14 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Air bersih semakin sulit diperoleh warga Kubu Raya, sementara ancaman karhutla meningkat, sehingga Polri membangun 16 sumur bor. Pembangunan sumur bor tersebut tersebar di sembilan kecamatan di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, menyasar masyarakat, fasilitas pendidikan, rumah ibadah, pondok pesantren, serta kawasan rawan kebakaran.
Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade, menyampaikan pesan Kapolres Kubu Raya AKBP Rensa S. Aktadivia, mengatakan sumur bor dibangun untuk membantu masyarakat mendapatkan sumber air yang dapat digunakan secara berkelanjutan.
“Pembangunan sumur bor ini merupakan bentuk kepedulian Polri bersama masyarakat. Kami ingin membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga, terutama di wilayah yang membutuhkan sumber air tambahan,” kata Ade, Minggu, 6 September 2026.
Kebutuhan tersebut semakin penting setelah sehari sebelumnya Polres Kubu Raya menyalurkan 6.000 liter air bersih kepada sekitar 170 kepala keluarga di Dusun Teluk Lais yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

Menurut Ade, penyediaan sumber air permanen diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap bantuan air bersih ketika kondisi semakin sulit. “Kebutuhan air bersih merupakan persoalan yang tidak bisa diselesaikan hanya dengan respons sesaat. Karena itu, kami berharap sumur bor ini bisa menjadi sumber air yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Dari 16 titik yang dibangun, beberapa berada di Pondok Pesantren Nurul Anwar Al Mahrusiyah, Pondok Pesantren Darul Amin, Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi-ien, Masjid Al-Kharamah, serta sejumlah fasilitas pendidikan dan permukiman warga.
Salah satu sumur bor di Pondok Pesantren Nurul Anwar Al Mahrusiyah, Desa Sungai Malaya, Kecamatan Sungai Ambawang, telah rampung dan airnya mulai dimanfaatkan santri, pengurus pesantren, serta masyarakat sekitar. Pembangunan juga dilakukan di Kecamatan Rasau Jaya, Terentang, Kubu, Sungai Kakap, Teluk Pakedai, Batu Ampar, dan Kuala Mandor B, dengan pemanfaatan disesuaikan kebutuhan masing-masing wilayah.
Selain memenuhi kebutuhan air bersih, sejumlah titik sengaja ditempatkan di wilayah yang memiliki risiko kebakaran untuk menjadi sumber air cadangan saat karhutla terjadi. “Air bukan hanya untuk kebutuhan sehari-hari. Di beberapa lokasi, sumur bor ini juga dipersiapkan sebagai sumber air cadangan untuk mendukung penanganan karhutla,” kata Ade.
Menurutnya, ketersediaan sumber air yang dekat dengan kawasan rawan kebakaran dapat memperkuat kesiapsiagaan dan membantu mempercepat penanganan ketika api muncul. “Harapannya, manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dalam kondisi normal maupun ketika terjadi kebakaran. Ketika masyarakat membutuhkan air, sumbernya tersedia,” ucapnya.
Ade mengajak masyarakat menjaga dan memanfaatkan fasilitas tersebut secara bersama agar keberadaan sumur bor memberikan manfaat jangka panjang, sekaligus menjadi bagian dari kesiapsiagaan menghadapi karhutla di Kabupaten Kubu Raya.
Baca juga: Brimob Polda Kalbar Salurkan Air Bersih Gratis untuk Warga Kubu Raya
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....