MIND ID Kerahkan Relawan Perkuat Penanganan Karhutla Mempawah
- 06 Sep 2026 09:21 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Mempawah - Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID, mengerahkan relawan bersertifikat untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Mempawah, Kalimantan Barat. Langkah cepat ini dilakukan sebagai respons terhadap risiko kebakaran hutan dan lahan yang berdampak terhadap kualitas hidup masyarakat serta kelestarian lingkungan.
Sebanyak 60 personel pemadam kebakaran bersertifikat dikerahkan dari berbagai entitas Grup MIND ID. Mereka berasal dari PT Inalum, PT Antam PT Bukit Asam, PT Timah, PT Freeport Indonesia, dan PT Vale Indonesia. Selain personel, MIND ID turut memobilisasi berbagai perlengkapan pendukung pemadaman. Di antaranya foam pemadam kebakaran, alat pelindung diri, turnout gear, selang kebakaran, serta masker medis dan N95.
Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin mengatakan, pengerahan personel dan peralatan merupakan wujud komitmen perusahaan untuk hadir bersama masyarakat ketika menghadapi kondisi krisis. Menurutnya, penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman api, tetapi juga mengurangi dampak kesehatan serta mendukung proses pemulihan lingkungan setelah kebakaran.
“Langkah ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan dan masyarakat. Kehadiran relawan Grup MIND ID menjadi bagian dari upaya bersama untuk mempercepat pengendalian titik api,” ujar Maroef saat meninjau daerah terdampak di Mempawah, Jumat, 4 September 2026.
Ia menambahkan, dukungan tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi risiko kesehatan dan gangguan aktivitas masyarakat akibat kabut asap yang ditimbulkan karhutla.

Division Head of Institutional Relations MIND ID, Selly Adriatika, mengatakan kedatangan relawan dari berbagai wilayah operasional menunjukkan kuatnya semangat gotong royong keluarga besar MIND ID. Relawan yang dikerahkan berasal dari wilayah operasional yang membentang dari Sumatra hingga Papua. Mereka bergabung untuk membantu masyarakat sekaligus memperkuat penanganan kebakaran di wilayah terdampak.
“Apa yang kami lakukan bukan cuma untuk hari ini atau penanganan sementara, tapi juga memastikan beban yang dirasakan masyarakat menjadi ringan, dan nantinya hutan dapat kembali pulih,” kata Selly.
Sementara itu, Direktur Utama PT Borneo Alumina Indonesia, Darwin Saleh Siregar, mengapresiasi respons cepat MIND ID dalam memperkuat penanganan karhutla di Mempawah. Menurut Darwin, tambahan personel pemadam bersertifikat beserta peralatan pendukung menjadi kekuatan penting bagi tim yang telah lebih dahulu melakukan penanganan di lapangan.
Sejak titik api terdeteksi di sekitar area operasional ANTAM dan PT Borneo Alumina Indonesia, Emergency Response Group atau ERG telah melakukan penyisiran, penyemprotan, dan pengendalian titik api. Penanganan dilakukan bersama BNPB, TNI-Polri, serta tim pemadam setempat untuk memastikan upaya pengendalian berjalan terintegrasi. Darwin menegaskan, keselamatan masyarakat dan perlindungan lingkungan menjadi bagian penting dari komitmen perusahaan dalam menjalankan operasional secara bertanggung jawab.
Baca juga: Kawal Karhutla, Bupati dan Dandim Ketapang Turun ke Lapangan
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....