Polres Kubu Raya Siapkan Delapan Sumur Bor Hadapi Karhutla

  • 04 Sep 2026 07:29 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Kubu Raya - Kabid Propam Polda Kalbar Kombes Pol. Irwan Masulin Ginting meninjau langsung sejumlah sumur bor bantuan Kapolres Kubu Raya di Kabupaten Kubu Raya, Kamis, 3 Jumat 2026. Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas berfungsi optimal, memiliki ketersediaan air, serta benar-benar dimanfaatkan masyarakat sesuai peruntukannya. Irwan didampingi Kasat Reskrim Polres Kubu Raya AKP Ambril dan Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade Surdiansyah.

Selain menjadi sumber air bersih, keberadaan sumur bor dinilai memiliki peran strategis dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan. Sumber air di sejumlah lokasi dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan pemadaman apabila terjadi Karhutla di sekitar wilayah tersebut.

“Sumur bor ini merupakan bantuan Kapolres Kubu Raya sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan air bersih masyarakat,” ujar Irwan.

Kabid Propam Polda Kalbar Kombes Pol. Irwan Masulin Ginting tinjau sekaligus memastikan seluruh fasilitas berfungsi optimal sumur bor bantuan Kapolres di salah satu Pondok Pesantren Kubu Raya, Kamis, 3 September 2026 (Foto : Polres Kubu Raya)

Menurutnya, manfaat fasilitas tersebut tidak hanya dirasakan ketika kondisi normal. Saat terjadi kebakaran, ketersediaan sumber air yang dekat dengan lokasi rawan dapat mempercepat dukungan terhadap petugas yang melakukan pemadaman.

“Selain untuk kebutuhan masyarakat, keberadaan sumber air ini juga dapat mendukung kesiapsiagaan menghadapi Karhutla, khususnya apabila dibutuhkan untuk membantu proses pemadaman,” katanya.

Irwan menegaskan, pembangunan infrastruktur tersebut harus diikuti dengan pemanfaatan dan perawatan secara berkelanjutan. Masyarakat di sekitar lokasi diharapkan ikut menjaga fasilitas agar dapat digunakan dalam jangka panjang.

“Yang terpenting bukan hanya sumur bor ini selesai dibangun, tetapi bagaimana fasilitas tersebut benar-benar dimanfaatkan dan dirawat,” katanya.

Delapan sumur bor tersebut tersebar di sejumlah lokasi yang bersentuhan langsung dengan aktivitas masyarakat, di antaranya pondok pesantren, masjid, tempat pembuangan akhir (TPA), serta kawasan permukiman.

Salah satu fasilitas berada di Pondok Pesantren Nurul Anwar Al Mahrusiyah, Desa Sungai Malaya, Kecamatan Sungai Ambawang, yang pembangunannya telah rampung dan airnya telah dimanfaatkan santri serta pengurus pondok.

Sumur bor lainnya terdapat di Pondok Pesantren Darul Amin, Desa Mekar Sari, serta Yayasan Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi-ien, Desa Kuala Dua. Fasilitas tersebut dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih para santri, pengurus, dan masyarakat sekitar.

Sementara sumur bor di Dusun Siak, Desa Durian, Kecamatan Sungai Ambawang, memiliki manfaat tambahan sebagai sumber air pendukung penanganan Karhutla. Fasilitas serupa juga tersedia di Masjid Al-Kharamah, Desa Kuala Dua, dan belakang Masjid Pondok Pesantren Darul Hidayah, Desa Rasau Jaya Satu.

Dua titik lainnya berada di TPA Ashabul Kahfi, Desa Radak Baru, serta Dusun Harapan Baru, Parit Bujang Kerinci, Kecamatan Kubu. Selain memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, sumber air di lokasi tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung penanganan Karhutla.

“Harapannya, bantuan ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Sumur bor harus dijaga dan dimanfaatkan dengan baik sehingga ketika masyarakat membutuhkan air bersih bisa digunakan, dan ketika terjadi Karhutla, sumber air ini juga dapat membantu penanganan di lapangan,” kata Irwan.

Baca juga: Polda Kalbar Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Karhutla di Lintang Batang

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....